Sabtu, 24 Oktober 2026
Palu  

Pertamina Peduli Sulteng, Menumbuhkan Asa di Tanah Bencana

PALU EKSPRES– TERIK matahari terasa menyengat. Ibu Sarti (41) tampak gontai sembari mendorong kendaraan roda dua di sepanjang Jalan Moh Yamin Palu. Di belakangnya dua bocah mengikutinya, sambil membantu mendorong kendaraan. Walau tampak kepayahan mereka tetap mendorong motornya menyusuri jalan protokol itu.

Ini adalah pemandangan pada hari kedua gempa, tsunami dan liquifaksi yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala 28 September 2018 silam.

Ibu Sarti tidak sendiri. Ada ratusan warga berjejal di jalanan mulai dari Gubernuran Siranindi Palu menuju Markas Korem 132 Tadulako. Mereka berjalan kaki untuk mendapat pembagian beras, gula dan minyak goreng di markas tentara itu, setelah terlebih dahulu mengurus dokumen kependudukan di gubernuran Siranindi (rumah dinas gubernur).

Tidak banyak pilihan yang harus dilakukan warga penyintas kala itu, selain berjalan menyusuri aspal panas berjarak sekitar 3,1 kilometer tersebut. Kendaraan roda dua untuk membantu mobilitas warga tak banyak membantu. Nyaris semua kendaraan baik kendaraan roda dua maupun empat, tidak bisa berfungsi. Tidak ada BBM.

Stok bahan bakar minyak (BBM) di semua SPBU habis. Kios kios penjual BBM eceran ludes. Warga mulai frustasi. Makanan habis, BBM tidak ada. Listrik dari PLN tidak menyala. Pelayanan pemerintahan terasa lumpuh. Tak banyak pilihan yang harus dilakukan. Penjarahan mulai dilakukan warga. Tak hanya toko makanan. Stasiun pengisian bahan bakar pun tak luput dari incaran warga.

Mereka bahkan tak segan mengambil sendiri premium dari sumur SPBU dengan alat seadanya. Penjarahan di mobil tangki pun tak terelakkan. Pada hari ketiga gempa (30 September 2018), kendaraan milik Pertamina yang menyetor BBM di SPBU Pue Bongo – Palu Barat diserbu warga. Antrean kendaraan dan tumpukan jerigan tampak menggunung di semua SPBU sekalipun stok sedang kosong namun antrean kendaraan Antrean mengular hingga kilometer. Tumpukan jerigen menggunung bak timbunan karung kopra.

MENDIRIKAN KRISIS CENTER

Hari ketiga pascagempa, 1 Oktober 2019, informasi pasokan BBM dari Pertamina beredar di kalangan masyarakat. Tak ayal informasi ini pun cepat menyebar bahkan hingga wilayah tetangga Kabupaten Sigi dan sebagian desa di Kabupaten Donggala. Dua wilayah ini berbatasan langsung dengan Kota Palu.

Masyarakat mulai berjejal di sejumlah pompa bensin di Kota Palu menanti kedatangan mobil tangki Pertamina. Namun pasokan bahan bakar itu masih diprioritaskan pada instansi pemerintah. Antara lain, Rumah Sakit Undata Palu 1.500 liter, kantor PLN 2.000 liter dan 5.000 liter untuk Posko Basarnas Palu.

Pada saat yang bersamaan Pertamina juga memasok solar di RSU Parigi di Kabupaten Parigi Moutong yang menampung korban bencana. Petinggi militer di Markas Korem 132 Tadulako saat itu, menjelaskan, bahwa bantuan bahan bakar dari wilayah terdekat, Gorontalo dan Kendari terus dioptimalkan.

Sales Branch Manager I Sultengbaŕ Mahdi SE RFM, kepada Palu Ekspres menyebutkan
Keterlibatan perusahaan Pertamina secara total dalam penanggulangan bencana alam di Sulawesi Tengah terlihat sumber daya yang mereka kerahkan. Dimulai dengan mengaktifkan krisis center. Krisis center ini untuk mengidentifikasi dampak bencana terhadap pengisiam BBM Donggala, stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) dan depot pengisian pesawat udara (DPPU). Dari hasil identifikasi itu lanjut Mahdi, kemudian ditentukan akan suplai BBM juga dilakukan melalui jalur darat dan laut.

Untuk Jalur laut menggunakan kapal TNI KRI Makassar plus relawan dan logistik non BBM. Dari jalur darat memberangkatkan enam mobil tangki dengan kapasitas 16 ribu liter yang didistribusikan pada empat SPBU di Kota Palu dengan pengawalan ketat aparat polisi.

Bencana yang meluluhlantakan ribuan rumah juga menurunkan moral operator SPBU di Kota Palu. Karena itu, PT Pertamina lanjut Mahdi mendatangkan 50 operator SPBU di wilayah terdekat Kota Palu plus awak mobil tangki dari Pare-Pare (Sulsel) dan Kendari (Sultra). Bersamaan dengan itu, sebanyak 41 SPBU Portable ikut dioperasikan yang hanya melayani kemasan 5 liter untuk roda dua dan 10 liter untuk roda empat.

Tak hanya BBM, pada 3 Oktober 2018, Pertamina menggelar operasi pasar elpiji. Di Jalan Sis Aljufrie Palu Barat, Ibu Halimah (31) tak bisa menyembunyikan kegembiraannya sambil menenteng gas melon. ”alhamdulilah,” katanya singkat.

Puluhan ibu-ibu tampak berpencar usai mendapat tabung gas, kembali ke tenda pengungsian yang tersebar di Kota Palu. Pemantauan Palu Ekpsres saat itu, spot pembagian elpiji terdapat di Jalan Kartini Palu Timur, Jalan Sis Aljufri-Palu Barat serta Kelurahan Taipa Palu Utara.

Sebagai buah dari kerja keras Pertamina puncaknya pada 8 Oktober 2018, suplai BBM semua SPBU di Kota Palu berjalan normal dan beroperasi 24 jam penuh.

”Pertamina hadir sebagai refresentasi sangat all out negara dalam penanggulangan bencana di Palu, Sigi dan Donggala khususnya di sektor energi,” tandas Mahdi kepada Palu Ekspres, Ahad 10 November 2019.

PEMDA RESPEK PERAN PERTAMINA

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola kepada Palu Ekspres Ahad 9 November 2019, mengaku salah satu kunci keberhasilan tanggap darurat bencana di Palu, Sigi dan Donggala adalah keterlibatan institusi yang menangani infrastruktur dasar. Dalam hal ini Pertamina, PLN dan kementerian yang menangani percepatan pembangunan infrastruktur.

Longki mengatakan, kehadiran Pertamina dengan kekuatan sumber daya yang dimiliknya, baik bahan bakar, bantuan logistik untuk pengungsi serta tenaga/relawan di wilayah wilayah terdampak bencana, menjadi salah satu kunci percepatan pelaksanaan tanggap darurat.

Ia mengakui, selama tiga hari pemerintah provinsi lumpuh. Mobilitas pemerintah terhenti, akibat komunikasi yang terputus dan ketiadaan bahan bakar. Hadirnya armada Pertamina yang memasok BBM sebanyak enam tangki dari Makassar membuat nadi kehidupan kembali berdenyut. Mobilisasi bantuan berjalan baik, koordinasi antarsatuan kerja di pemerintah daerah berjalan berangsur pulih.

”Kita berterima kasih kepada jajaran Pertamina yang all out membantu kita di sini,” ujar Gubernur Longki di sela-sela menjelang peringatan HUT nya ke 67, akhir pekan lalu.
Penghargaan atas langkah Pertamina juga datang dari kalangan relawan. Chandra Ch, staf humas Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Palu, termasuk yang merasa terbantu dengan hadirnya Pertamina. Chandra mengaku sempat mengabadikan kepedihan warga di Desa Oloboju Kabupaten Sigi yang selama empat hari berjalan kaki mencari bantuan. Setelah mendapat bantuan logistik dari ACT ia menemnani ibu ini ke Kota Palu yang berjarak 23 kilometer. Ia akhirnya mendapat BBM di SPBU Jalan Touwa Palu Selatan.

SALURKAN BANTUAN NON BBM

Sejatinya PT Pertamina (Persero) memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai penyedia sekaligus penyalur bahan bakar minyak (BBM) di seluruh tanah air. Namun dalam kondisi darurat seperti yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Pertamina juga menurunkan bantuan non BBM. Seperti tim medis dan bantuan pangan. Pemantauan Palu Ekspres di sejumlah titik di Kota Palu tim medis dan relawan Pertamina diterjunkan sejak awal terjadinya bencana. Tim medis terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, perawat dan physiotherapy.

Kontribusi PT Pertamina (Persero) terhadap bencana dahsyat di Palu, Sigi dan Donggala adalah bukti dari sekian karya nyata kehadiran perusahaan negara ini pada tegaknya peradaban manusia. Tidak saja di Palu. Tetapi pada Indonesia. Dan pada kemanusiaan. (kia/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam