Sabtu, 8 Agustus 2026
Seleb  

Film: Akhir Kisah Cinta Si Doel, Jawaban Doel Setelah 27 Tahun

Oleh Jeri Wongiyanto (Pengamat Film)

INILAH babak terakhir dari kisah cinta Si Doel. Penantian panjang penonton Si Doel selama 27 tahun akan terjawab di film Akhir Kisah Cinta Doel, produksi Karno’s Film, skenarionya ditulis dan di sutradarai Haji Rano Karno.

Film ini merupakan sekuel dari trilogi “Si Doel The Movie”. Bermula ketika Zaenab (Maudy Koesnaedi) dinyatakan positif hamil. Seperti diketahui pada sekuel “Si Doel The Movie 2”, Zaenab mulai mual-mual, Sarah (Cornelia Agatha) dan Dul (Reybong) akhirnya datang ke Jakarta dari Belanda. Sarah pun meminta Doel untuk mengurus perceraian mereka.

Semua itu membuat Doel semakin galau dalam menentukan pilihan. Setibanya di Jakarta, Dul berencana menginap di rumah Doel. Bertahun-tahun jauh dari sang ayah, Dul menghabiskan waktu bersama Papa Doel. Mulai dari mencuci oplet, keliling Jakarta, hingga menjadi kenek oplet. Hingga suatu ketika Dul yang tahu masalah pelik sang ayah pun bertanya, apakah mungkin Doel kembali bersama mamanya Sarah.

Zaenab yang pernah keguguran, mulai khawatir jika harus mengandung bayinya, namun ia terus dihantui perasaan bersalah kepada Sarah karena telah menikah dengan Doel. Sementara Zaenab sudah tidak tahan, dan mulai mendesak Doel untuk menentukan pilihan segera agar bisa hidup tenang.

Waktu dan kondisi yang begitu mendesak makin menyudutkan Doel. Sudah waktunya ia harus menentukan pilihan kepada siapa hatinya akan berlabuh. Lalu siapakah yang akan dipilih Si Doel??

Sekuel akhir ini akan banyak menyajikan adegan adegan emosional yang mengaduk aduk hati penonton. Maudy Koesnaedi tampil apik dan total memerankan Zaenab, ia yang biasanya kalem dan pasrah kini harus memberontak dan mendesak Doel yang selalu galau dan tak kunjung menentukan pilihan.

Cornelia Agatha sebagai Sarah juga bermain mengesankan, ia mencoba tegar dan ngotot meminta Doel segera menceraikannya. Ia juga harus menjelaskan kepada anaknya Dul, tentang penyebab ia meninggalkan Doel dulu. Sementara Rano Karno, yang selalu galau hingga 27 tahun, masih terlihat banyak diam, membuat penonton ikut terbawa emosi dan gemes. Kegalauan masih tetap mengusai dirinya hingga pada ending film, ia memberikan jawaban.

Penampilan Raybong sebagai Dul, patut diapresiasi, ia berperan dengan baik sebagai anak Dul. Hubungannya dengan sang ayah yang baru dikenalnya, juga ketika ia nginap rumah Dul, mampu membuat rasa haru dan simpati. Film ini menjadi kuat ketika Rano Karno sebagai sutradara berhasil menjaga rasa penasaran dan mampu mempermainkan benak penonton. Ketika penonton sudah berhasil menebak siapa yang akan dipilih Si Doel, adegan akhir justru akan memberikan kejutan.

Tak hanya kuat dalam penyajian drama. Komedi ala Doel yang kental budaya Betawi tetap dipertahankan. Mandra (H. Mandra) dan Atun (Suti Karno) tetap hadir penuh canda tawa. Tak ketinggalan Uztad Maulana ikut memberi warna film ini walau sebagai cameo, ia hadir dengan logat Makassarnya yang khas.

Jadi, kira-kira siapa ya yang akan dipilih Si Doel??. Segeralah ke bioskop. Jika sudah nonton, jangan spoiler ya. Jangan lupa juga membawa tisu.***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital