Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Tingkatkan PAD, DPRD Parimo Studi Banding di Kabupaten Poso

PALU EKSPRES, PARIGI– DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melakukan studi banding di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Poso. Rabu, 29 Januari 2019. Berbagai permasalahan di bahas seperti, pengelolaan retribusi parkir, pajak penerangan jalan umun, dan pajak sarang burung walet.

Rombongan DPRD Kabupaten Parimo, di pimpin Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto di dampingi wakil ketua I Faisan, anggota komisi II dan anggota DPRD Parimo lainnya, di terima langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Poso, Putera.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Poso, Putera mengatakan, pedampatan asli daerah khusus untu pajak daerah yang menjadi tanggungjawab badan pendapatan senilai Rp 27 miliar. Namun untuk tahun 2020 naik menjadi Rp 34 miliar.

Hal ini kata dia, dengan melihat potensi dari pajak bumi dan bangunan yang tahun kemarin senilai Rp 11 miliar kali ini naik menjadi Rp 15 miliar karena adanya potensi-potensi.

Sehingga, bisa mencapai target Rp 15 miliar salah satunya adalah dari PT. Poso Energi yang bergerak di bidang kelistrikan.

“Dari PT. Poso Energi lumayan kontribusinya ke PAD khususnya pajak bumi dan bangunan. Kemarin hampir Rp 4 miliar PBBnya dan mungkin ini akan naik lagi karena ada pembangunan baru,”ujarnya.

Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto mengatakan, tujuan pihaknya berkunjung ke Bapenda Kabupaten Poso untuk belajar bagaimana strategi Bapenda Poso dalam menghitung potensi sehingga target setiap tahunya dapat tercapai.

Selain, itu kunjungan ini kata dia sekaligus bersilaturahmi dengan kepala Bapenda bersama jajaranya. Kemudian juga dalam rangka mempelajari bagaimana Kabupaten Poso menggenjot PAD dari sektor parkir, dan pajak daerah.

“Jadi, selain bersilaturahmi, kami berkunjung ke mari dalam rangka mempelajari bagaimana Poso menggenjot PAD dari sektor parkir dan pajak daerah, karena pendapatan kami di Parigi dari sektor parkir ini masih minim,”ungkapnya.

Selanjutnya, untuk pajak sarang burung walet kata dia, di Parigi Moutong hanya di kenakan 2,5 persen sedangkan Kabupaten Poso pajak untuk sarang walet 10 persen.

Ia mengaku, terkait pajak sarang walet sulit untuk mendapatkan pajaknya karena petani walet tidak terbuka dengan hasil yang mereka peroleh. Setlelah melakukan tanya jawab soal pajak sarang burung walet, kepala Bapenda Poso juga mengatakan hal yang sama.

“Kalau begitu sama Parigi dan Poso petani petani waletnya tidak terbuka soal pendapatan dan hasil yang mereka peroleh karena takut dikenakan pajak.”ujarnya.

Pantauan media ini, setelah melakukan tanya jawab dan mendapat penjelasan dari kepala Bapenda Kabupaten Poso akhirnya kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama. (asw/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital