Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Lambat Menyetor Laporan Dana Bos, 11 Sekolah di Parimo Jadi Sorotan

PALU EKSPRES, PALU-  11 sekolah di Parigi Moutong sering lambat menyetor laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo  Adrudin Nur dalam pertemuan rapat evaluasi penyerapan Bos semester II, di hadapan sekitar 400 kepala sekolah di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Parigi, Kamis 30 Januari 2020.

Ia mengatakan, setiap kali dilakukan pemeriksaan oleh Tim Manajemen Dana BOS setiap semesternya, terus mengalami keterlambatan.  Bahkan, batas waktu yang ditentukan belum juga memasukkan.

"Setiap akhir pemeriksaan, pasti sekolah-sekolah itu masuk dalam catatan dan tidak ada perubahan setiap tahunnya," ungkapnya.

Bahkan, telah diberikan perpanjangan waktu pada 5 Januari 2020 tapi tidak juga diindahkan. Untuk itu di hadapan Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai, pihaknya menyampaikan akan mengevaluasi kepala sekolah bahkan meminta untuk mengganti yang bersangkutan.

Ia menjelaskan, Dana BOS tersebut sudah masuk dalam struktur APBD, maka harus tunduk dan patuh pada aturan dan mekanisme pengelolaan keuangan daerah. 

Sehingga, dana BOS yang tidak terpakai pada 2019 dianggap silpa, kemudian bisa digunakan setelah adanya audit dari BPK dan dianggarkan kembali melalui anggaran perubahan.

"Penganggarannyapun harus sesuai juknis BOS tahun 2020," jelasnya.

Kepala Inspektorat Parimo, Sakti Lasimpala menjelaskan, dari 54 sekolah yang dilakukan pemeriksaan, ada 24 direkomendasi untuk diganti. Hal itu berdasarkan hasil temuan sebanyak kurang lebih Rp 500 juta tahun 2019.

"Apabila tidak mengindahkan rekomendasi ini maka akan menjadi temuan dan mengembalikan temuan itu," tegasnya.

Sementara, untuk 11 sekolah yang menjadi catatan Disdikbud, kerugian yang ditemukan pihaknya sebanyak ratusan juta rupiah. 
Dia mengatakan, dalam pemeriksaan yang ditemukan ada beberapa sekolah pengelolaan sepenuhnya berada di tangan kepala sekolah. Sedangkan hal itu tidak dibenarkan dalam aturan.

Untuk tahun 2020 tambahnya, inspektorat tidak lagi melakukan pendampingan dana BOS Tetapi pihaknya lebih fokus pada dana desa.

"Untuk para kepsek berhati-hati dalam pengelolaan dan mengacu pada juknis.
Jadi, untuk Kadisdikbud apabila ditemukan pelanggaran dan meminta untuk dilakukan pemeriksaan, kami siap untuk membantunya," sebut Sakti.(asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization