Minggu, 9 Agustus 2026
Seleb  

Film 4 Mantan, Menguak Misteri Kematian Sang Mantan

Oleh Jeri Wongiyanto (Pengamat Film)

THRILLER yang unik dan tidak biasa, coba disuguhkan sutradara Hanny Saputra lewat film terbarunya “4 Mantan”. Hanny sendiri sudah dikenal lewat film “Love Is Cinta” (2017), “Di Bawah Lindungan Ka’bah” (2012) dan “Bisikan Iblis” (2018). Skenarionya di tulis Demas Garin dan Talitha Tan.

Film ini mempunyai latar belakang kisah yang unik dan cukup asyik untuk dinikmati alurnya. Berkisah tentang 4 gadis yang mempunyai latar belakang yang berbeda bernama Sara (Ranti Maria), Airin (Melanie Berentz), Rachel (Melayu Nicole) dan Amara (Denira Wiraguna). Oleh suatu kejadian, keempatnya tanpa sengaja dipertemukan, saat berita tentang kematian pacar mereka yang ternyata sama yaitu Alex (Jeff Smith).

Saat bertemu di rumah duka, mereka sangat canggung. Anehnya ada kejadian mengejutkan. Sebelum Alex meninggal dunia, ia sempat menuliskan surat  wasiat untuk mereka masing-masing. Kecurigaan mulai muncul bahwa ada salah satu pembunuh Alex diantara mereka.

Apakah benar salah satu diantara mereka adalah pembunuh? misteri ini berusaha mereka pecahkan sekaligus mencari tahu siapa penulis surat tersebut, apakah benar Alex? Kejadian demi kejadian aneh justru mereka temui, teror yang menakutkan justru kerap menghantui keempatnya, saat mereka ingin menguak siapa pembunuh Alex sebenarnya?

Penonton kemudian diajak menerka-nerka siapa pembunuh Alex, banyak petunjuk yang disebar sutradara Hanny. Adegan di saat Alex sering dipukuli ibunya, pada saat Alex berlatih kickboxing, atau perundungan yang dialaminya. Juga sosok wanita yang berpakaian serba hitam selalu muncul di beberapa adegan.

Secara keseluruhan film ini cukup asyik ditonton. Hanny mengemaskan dengan konsep horor thriller yang berbeda. Ia mencoba menyisipkan teka-teki dan mengajak penonton menebak-nebak. Alurnya cukup mengalir, walau skenario yang coba digambarkan terasa agak lemah.

Untungnya Hanny bisa memilih pemeran yang tepat, Jeff Smith, Ranty Maria, Melanie Berentz, Melayu Nicole dan Denira Wiraguna bermain bagus, dan cukup memberi kekuatan dan warna film ini. Bintang lain yang mendukung Gary Iskak, Wani Siregar, Akja Dethan, Cinta Brian Roberts dan Delano. (*)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital