Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Penyuluh Agama adalah Garda Terdepan dari Pemerintah

Rusman Langke

PALU EKSPRES, BALUT– Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah H. Rusman Langke, mengatakan Pembinaan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut merupakan momentum untuk silaturahim antar penyuluh agama, baik itu penyuluh agama islam, Kristen maupun Katolik.
“Penyuluh agama PNS dan Non PNS ini harus kita maksimalkan dalam rangka untuk membina kerukunan umat beragama yang ada di Sulawesi Tengah wabil khusus Kabupaten Banggai Laut yang sangat kita cintai ini,” kata H. Rusman dalam sambutannya pada Pembinaan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut, Rabu (18/03/2020) di ruang pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut.
Rusman Langke pada kesempatan tersebut juga membawakan materi berjudul “Kebijakan dan Rencana Strategi Kementerian Agama tentang pemberdayaan dan pengembangan kegiatan kegamaan melaui penyuluh agama PNS dan Non PNS”. Kegiatan ini diikuti 32 penyuluh, terdiri dari 21 orang Penyuluh Agama Islam, 5 Orang Penyuluh Agama Kristen, dan 6 orang Penyuluh Agama Katolik.
Rusman mengeaskan penyuluh agama adalah garda terdepan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama untuk memberikan bimbingan pembinaan kepada umat beragama yang ada di kecamatan, kabupaten bahkan sampai ke tingkat desa dan kelurahan.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut H. Moh. Taslim, S.Ag.,MM, pada kesempatan tersebut memberikan materi tentang “Peran dan Fungsi Penyuluh Agama PNS dan Non PNS Peserta dinamika di era Globalisasi”.
Penyuluh menurut Taslim, harus dapat menggunkana metode-metode dalam berdakwah sesuai dengan kondisi yang ada pada suatu daerah tersebut. Artinya, penyuluh itu bukan hanya diam saja akan tetapi harus ada gebrakan program-program yang dapat menyejukkan masyarakat.
“Buat program perencanaan, bagaimana pelaksanaannya, bagaimana dievaluasi dan pelaporannya, dan buatlah apa yang dapat dilihat secepatnya dan jangan lupa dokumentasinya,” ujarnya. (Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital