Minggu, 30 Agustus 2026

Pertamina Beri Layanan Antar LPG, BBM dan Pelumas Selama Covid-19

IMG-20200415-WA0008
MAKASSAR, PE –  Dalam suasana terjangkitnya wabah pandemic Covid-19, PT Pertamina (Persero) terus mendekatkan diri dengan pelanggan setianya. Setelah meluncurkan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk layanan pesan antar LPG Bright Gas, kini giliran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pelumas menjadi produk Pertamina yang bisa dipesan dengan mudah oleh masyarakat.
 
Setelah layanan PDS untuk produk BBM dan Pelumas dilaunching di Pulau Jawa dan Bali, Rabu lalu (08/04) giliran masyarakat Sulawesi bisa memanfaatkan layanan yang sangat memudahkan konsumen ini mulai pekan ini. Bahkan, khusus wilayah Sulawesi, yang tidak lain wilayah operasi Pertamina Marketing Operation Region VII, jumlah kota yang menghadirkan layanan PDS-nya pun ditambah.
 
Pertamina Delivery Service untuk wilayah Sulawesi mencakup tiga Kota di Sulawesi Selatan yaitu Makassar, Pare Pare dan Palopo. Sementara layanan ini hadir juga di dua kota di Sulawesi Utara yaitu Manado dan Bitung. Sedangkan untuk Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Gorontalo masing-masing tersedia di Kota Kendari, Palu, Mamuju dan Gorontalo.
 
Produk BBM yang tersedia melalui layanan PDS ini antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina DEX dan Dexlite. Untuk LPG, konsumen bisa sekalian melakukan pembelian tabung dan isi ulang Bright Gas ukuran 5,5kg dan 12kg. Sedangkan produk pelumas, konsumen bisa mendapatkan beragam produk sesuai peruntukkan mulai dari Fastron Gold, Fasteon Techno, Fastron Diesel hingga Fastron Eco.
 
Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan, menjelaskan bahwa layanan delivery service ini bertujuan untuk memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk BBM, LPG maupun Pelumas dengan mudah dan tanpa perlu keluar rumah. “Cara pemesanannya sangat mudah, cukup hubungi Call Center Pertamina 135 atau melalui chat whatsapp di nomor 0811 135 0135,” ungkapnya.
 
Layanan delivery service ini, lanjut Hatim, dibuka setiap hari agar masyarakat bisa membeli produk Pertamina kapan saja. “Pemesanan akan diantar pada hari yang sama jika dilakukan sebelum pukul 17.00 WITA, namun jika di atas itu, pengiriman akan dilakukan hari berikutnya mulai pukul 08.00 – 20.00 WITA,” jelasnya.
 
Untuk kenyamanan dan keamanan, pada saat pengisian BBM, masih menurut Hatim, pihaknya mengingatkan konsumen untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan seperti proses pengisian harus berada di ruang terbuka atau tidak dalam ruangan tertutup seperti basement maupun garasi. “Hal ini untuk menghindari konsentrasi uap tidak berkumpul di satu titik,” jelas Hatim.
 
Praktisnya lagi, pilihan pembayaran pun beragam. Tak hanya dengan cara tunai, pembayaran pesanan LPG, BBM dan pelumas ini pun bisa dilakukan dengan non-tunai, yakni melalui aplikasi MyPertamina maupun Voucher BBM. Selama pemesanan, handphone pemesan harus dalam keadaan aktif untuk menerima konfirmasi pesanan dari petugas atau operator. 
 
Pertamina juga memastikan layanan PDS ini tetap memperhatikan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 diantaranya dengan penyemprotan disinfektan terhadap produk serta seluruh petugas pengantarannya. “Selama pelanggan berkomunikasi dengan petugas pun tetap jaga jarak sesuai protokal pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan,” tutup Hatim.
 
 (Rls/ptmina/PE) 
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam