Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Seorang Warga Terseret Arus Sungai Miu, Begini Permintaan Kades Tuva ke Pemda Sigi

Warga bersama Basarnas, BPBD Kabupaten Sigi saat melakukan pencarian seorang warga Desa Tuva yang hanyut terseret arus Sungai Miu. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, SIGI-Hingga saat ini Badan SAR Nasional (Basarnas) masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Desa Tuva, Kecamatan Gumabasa, Kabupaten Sigi, yang hanyut terseret arus Sungai Miu, pada Minggu, 26 April 2020.
Kejadian ini diketahui pertama kali oleh seorang warga yang hendak membuang sampah di pinggir sungai yang melihat sesosok manusia berpakaian warna merah terseret arus sungai.
Melihat kejadian itu, warga ini pun langsung memberitahukan warga lainnya, serta Pemerintah Desa (Pemdes). Mendengar kabar itu, Pemdes Tuva langsung menelpon Basarnas.
Tidak berlangsung lama, Basarnas tiba di tempat kejadian. Dibantu warga, Basarnas melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Miu.
“Warga yang hanyut itu bernama Hengki (34), suami dari Pire (30). Hengki memiliki dua orang anak. Dan Hengki ini merupakaan Suku Da’a, warga Dusun III, Desa Tuva,” kata Kepala Desa (Kades) Tuva, Bahktiar, Senin (27/4/2020).
Menurut Bahktiar, dari pengakuan istrinya, diketahui bahwa suaminya pada pukul 8.00 WITA, pamit ke kebun untuk mengolah gula aren di seberang sungai. Tidak berselang lama dari kepergiannya, terdengar kabar kalau Hengki terseret arus sungai saat hendak menyeberangi sungai tersebut.
”Kami bersama warga lainnya akan terus berusaha mencari Hengki (34) di sepanjang bantaran Sungai Miu dengan bantuan pihak Basarnas dan BNPB Kabupaten Sigi,” kata Bahktiar.
Dengan adanya korban yang hanyut di sungai Miu, Bahtiar berharap pada pihak Pemda Kabupaten Sigi agar dapat segera membuatkan jembatan gantung, penghubung antara Dusun III Desa Omu dan Dusun III Desa Tuva. Sebab, sebagian besar warga di kedua desa itu menyeberangi sungai sehari-harinya untuk bekeja.
“Karena tidak ada akses jembatan sehingga warga mau tidak mau memaksakan diri untuk menyeberang tanpa memikirkan derasnya sungai tersebut, mengingat kebun mereka sebagian besar berada di seberang sungai,” tutupnya. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital