Rabu, 2 September 2026
Agama  

Modal Tiga Qul

H. Sofyan Arsyad. Foto: Dok

Oleh : H. Sofyan Arsyad

CERAI harga mati. Sekira sepuluh orang mendatangi kantor KUA membawa tuntutan tersebut. “Tunggu dulu,” kata kepala KUA berusaha menenangkan. Islam membolehkan penceraian. Namun itu bukan perkara mudah. Harus jelas alasannya.

“Sudah puluhan tahun kami nikah. Eeeh, nanti ada Covid-19 baru ketahuan,” kata ibu paruh baya yang didaulat sebagai jubir. Pak KUA penasaran. Rahasia apa lagi ini. Suami-suami kami, lanjut sang jubir, tidak bisa menjadi imam shalat tarawih di rumah.

“Astaghfirullah. Gawat”, kata pak KUA histeris. Teriakannya membangunkan se isi rumah. Kembali ia beristighfar. Ternyata itu hanya mimpi.

Meski tak persis sama, cerita tadi bukan karangan saya. Seorang Kepala KUA di wilayah selatan Kabupaten Sigi menulis dan memposting di akun facebooknya. 

Ya, terlihat sepele. Imam shalat tarawih di rumah. Topik ini sontak ramai jadi bahan candaan di medsos. Ada dua hikmah dari anjuran shalat tarawih di rumah. Pertama, tutorial imam shalat tarawih laris manis. Kedua, banyak ayah yang mau belajar, dan hafal ayat pendek juz amma. Begitu kawan lama saya di SMA berkesimpulan.  

Kita ber-husnudzon saja. Meminjam analogi yang lahir di saat pandemi covid-19, bahwa dalam kondisi darurat, pada dasarnya semua ayah semestinya wajib menjadi imam shalat di rumah, sampai terbukti ia menghindar ketika diminta memimpin shalat di rumah. Entah shalat rawatib atau tarawih. Ibarat pepatah, tak ada rotan akar pun jadi. Tak lagi jadi makmum di masjid, imam di rumah pun jadi.

Memang, belum ada data survey prosentase orangtua yang belum siap menjadi imam shalat tarawih di rumah? Beberapa ustad kemudian berinisiatif menyusun panduan/tutorial praktis, mengantisipasi terjadinya kegaduhan lokal di rumah tangga. Mulai panduan praktis, super praktis, very praktis hingga VVP (very-very praktis).  

Anda tidak perlu risau jika modal hafalan cuma al Fatihah, Innaa a’thainaa plus 3 Qul (Qul huallaahu ahad, Qul a’udzu birabbil falaq, Qul a’udzu birabbinnas). Empat surah ini saja yang dibaca berulang kali setelah al Fatihah. Jika yang di hafal hanya Qul huallaahu ahad, bagaimana? Jangan  panik. Setelah al Fatihah, lanjutkan dengan surah al-Ikhlas pada semua rakaat, dari awal sampai akhir. Demikian halnya bila tidak satu pun surah dikuasai, kecuali al Fatihah.

Allah maha mengetahui. Sepertinya begitu yang ada di benak Ust. Asrul Lasapa, pengasuh ponpes Alkhairaat Tilamuta. Kawan saya di Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo ini, satu diantara penyusun panduan VVP shalat tarawih bagi kalangan awam. 

Kuncinya adalah kemauan dan keberanian. Mungkin awalnya terasa berat. Namun ada saatnya Anda akan merasakan nikmatnya shalat berjamaah bersama keluarga di rumah, di masa darurat Covid-19. Ini sekaligus kesempatan untuk belajar bagi kalangan awam. Agar lebih terpacu menghafal surah-surah pendek. Berbeda hikmahnya buat mereka yang sudah faham. Tanpa sengaja, kita telah melakukan kaderisasi dan regenerasi imam shalat di lingkungan  keluarga. Orang tua dan anak bisa bergantian memimpin shalat tarawih dan doa. Sehingga anak sejak kecil telah terbiasa melakukannya.

Suatu ketika Umar bin Khathab bertemu anak kecil di sebuah jalan di tengah kota Madinah. Sambil membungkuk, sang khalifah berkata, ”Nak, berdoalah agar Allah merahmati kita semua.”

Para sahabat protes. ”Wahai Amirul Mukminin, bagaimana mungkin Anda meminta seorang anak kecil berdoa. Padahal Anda adalah satu di antara sepuluh orang yang telah diberitakan Rasulullah sebagai penghuni surga.”

Kata Umar, ”Aku memintanya berdoa justru karena ia masih kanak-kanak. Catatan Allah belum berlaku baginya. Karena itu doanya akan dikabulkan oleh Allah. Berbeda dengan kita. Catatan Allah telah berjalan.”

Kisah ini memberi pelajaran, untuk jangan sekali-kali memandang remeh doa anak. Sebelia apa pun dia. Sejak dini, anak perlu dididik agar mampu melafalkan doa. Meskipun ia sendiri belum paham apa makna doa yang dibacanya. 

Jika sejak kecil anak terbiasa berdoa, Insya Allah saat dewasa, atau ketika kedua orang tuanya di alam kubur, ia tak akan putus mengirimkan doa. Terasa lengkaplah kebahagiaan seorang ayah dan ibu, manakala memiliki anak tipikal demikian. Sebaliknya, tiada penyesalan melebihi penyesalan kedua orang tua, jika anaknya tumbuh dewasa namun tidak pernah sekalipun mendoakan orang tuanya. Semasa hidup maupun saat di alam kubur.  

Mengapa? Sejak kecil, mereka tidak pernah dididik/dibiasakan untuk shalat berjamaah dan berdoa. Bahkan bukan mustahil, saat jenazah orang tuanya di shalatkan, ia hanya menjadi penonton di luar pagar masjid. Tata cara shalat jenazah luput dipelajarinya. Wallahu álam.*

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam