Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Dinilai Membebani Masyarakat, Pemkab Parimo Diminta Tak Pungut Biaya SKBS

RAPAT PANSUS COVID-19 - Pansus Covid-19 DPRD Parimo saat menggelar RDP bersama tim gugus tugas penanganan COVID-19 di ruang rapat DPRD. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO- Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang tergabung dalam tim gugus tugas penanganan Covid-19.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Covid-19 DPRD Parimo, Sutoyo didampingi Ketua DPRD dan diikuti anggota DPRD lainnya, membahas tentang surat keterangan berbadan sehat (SKBS) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan setempat berlangsung di ruang rapat DPRD, Kamis (4/6/2020).
Karena menurut DPRD bahwa surat edaran yang dikeluarkan Dinas Kesehatan yang merujuk pada Perbup 19 tersebut dinilai hanya menambah beban bagi masyarakat di tengah wabah virus corona saat ini.
Ketua Pansus Covid-19 DPRD, Sutoyo mengatakan, pihaknya sengaja untuk mengundang tim gugus tugas guna membahas terkait SKBS yang saat ini tengah menjadi polemik di masyarakat.
“Kami dari pansus covid-19 mengundang bapak/ibu ke sini karena ada fenomena yang kurang bagus muncul di tengah masyarakat saat ini yaitu adanya surat edaran yang beredar di semua Puskesmas di Parimo,” ujarnya.
Adapun isi surat edaran itu kata Sutoyo adalah tentang SKBS sehingga dalam rapat tersebut pihaknya menunggu apa nantinya jawaban yang akan diberikan oleh kepala Dinas Kesehatan tentang pembuatan SKBS bagi warga yang akan bepergian.
Dalam Perbup Nomor 27 tahun 2019 tentang penyesuaian tarif retribusi pelayanan kesehatan untuk pembuatan SKBS senilai Rp 20 ribu untuk pelajar dan Rp 25 ribu berlaku untuk umum. Dan, itu sudah berlaku di semua Puskesmas.
“Beberapa hari ini teman-teman mahasiswa, pelajar bahkan masyarakat telah mengeluhkan hal ini,” kata Sutoyo.
Padahal, diketahui bahwa APBD telah direalokasikan untuk penangan Covid-19 sekitar Rp 26 miliar. Kemudian untuk penanganan kesehatan kurang lebih Rp 19 miliar.
“Ketika anggaran penanganan Covid-19 sudah direalokasikan, untuk apalagi rakyat dibebankan membayar tarif dalam pengurusan SKBS,” ujarnya.
Sehingga, menurutnya Perbup Nomor 27 Tahun 2019 tentang penyesuaian tarif retribusi pelayanan kesehatan ini hanya bisa diberlakukan pada situasi normal.
“Makanya kami minta surat edaran ini dicabut dan tidak lagi diberlakukan di saat pandemi covid-19, karena ini hanya akan menambah beban bagi masyarakat kurang mampu dan lainnya, bisa digunakan apabila kita sudah melewati masa pemdemi covid-19,” tegasnya.
“Ini kan situasi darurat kenapa lagi kita membebani rakyat dengan membayar tarif sperti itu,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Revi Tilaar mengatakan, tarif untuk pengurusan SKBS itu sudah berlaku sejak tahun 2014. Sehingga, hal tersebut tetap berlanjut hingga saat ini.
“Kalau SKBS saya gampang mencabut, sekarang juga saya bisa cabut. Tapi, soal Perbup saya punya pimpinan karena yang menandatangani itu adalah pak bupati. Jadi, kalau dicabut berarti saya melanggar sebagai bawahan,” kata Revi.
Sehingga, terkait hal itu pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi kepada pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Parimo. (asw/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam