Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Anggaran Pilkada Sigi Akan Dilakukan Penyesuaian, Ini Penyebabnya

Muh. Basir. Foto: Niko/PE

PALU EKSPRES, SIGI- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sigi Muh. Basir mengakui akan ada penyesuaian kembali anggaran Pilkada Sigi yang telah tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
Penyesuaian anggaran dalam NPHD tersebut berdasarkan Permendagri 41 tahun 2020 tentang perubahan atas Permendagri 54 tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang bersumber dari APBD.
“Berdasarkan Permendangri tersebut, Pemda dan penyelenggara Pemilu dianjurkan untuk melakukan penyesuain anggaran dalam NPHD,” kata Basir, Senin (22/6/2020).
Lebih lanjut kata Basir, penyesuain anggaran dalam NPHD tentu karena pelaksanaan Pilkada menggunakan protokol penanganan Covid-19. Di mana harus disiapkan masker, alat pelindung diri (APD), pengukur suhu, maupun kelengkapan cuci tangan.
Selain itu kata Basir, terjadi penambahan TPS karena adanya pembatasan jumlah pemilih di setiap TPS yang awalnya 800 pemilih per TPS. Saat ini, mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19, per TPSnya hanya 500 pemilih.
Sementara itu, berdasarkan Perpu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Tahapan Pilkada 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota yang ditunda akan dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2020. Tahapan pelaksanaan Pilkada tersebut telah dimulai kembali pada 15 Juni 2020.
Dilain pihak, KPU Sigi telah mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar lebih untuk pelaksanaan pilkada Desember mendatang. Penambahan anggaran tentu mengacu pada pemberlakuan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dalam pilkada nantinya.
“Usulan penambahan anggaran telah diajukan ke Pemda dan selanjutnya akan diteruskan ke Pemerintah Pusat. Mengingat, untuk anggaran daerah tidak mencukupi lagi,”kata Ketua KPU Sigi, Hairil.
Tambahan anggaran ini nantinya kata Hairil, akan diperuntukan pada pembelian masker, alat pelindung diri (APD), pengukur suhu, maupun kelengkapan cuci tangan.
Sebelumnya, anggaran yang telah disepakati oleh Pemda Kabupaten Sigi dengan KPU Sigi, yang telah tertuang dalam NPHD pada tahun 2019 senilai Rp30 Miliar. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital