Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Investor Akan Kembangkan Pembenihan Perikanan di Parimo

RAPAT PANSUS DPRD Parimo menggelar rapat kerja pansus III bersama Dinas Perikanan membahas terkait retribusi pendapatan daerah, Senin, (29/6/2020). Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Salah satu investor yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong akan mengembangkan pembenihan perikanan komoditas udang, ikan laut dan lobster.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Usaha Budidaya Dinas Perikanan Parimo, I Made Kornelius saat rapat kerja Pansus III DPRD membahas soal retribusi pendapatan daerah di ruang rapat DPRD, Senin (29/6/2020).
Menurut dia, PT. Esaputli Prtama salah satu investor yang bergerak di bidang budidaya perikanan berencana membangun pembenihan pada lahan seluas 20 hektar. Yang saat ini katanya, pihak perusahaan tengah melakukan survei lokasi.
“PT Esaputli Pratama salah satu investor yang bergerak di bidang budi daya perikanan berencana membangun pembenihan di lahan seluas 20 hektare, dan mereka sedang melakukan survei,” kata I Made.
Khusus pembenihan ikan laut kata dia, pihak perusahaan rencananya akan mengembangkan ikan kakap putih dan kerapu untuk memudahkan masyarakat memperoleh benih.
Selain itu, lanjut dia perusahaan juga akan membangun pembenihan serta mengembangkan tambak udang vaname dengan teknologi intensif yang membutuhkan lahan seluas kurang lebih 1.000 hektare.
“Jika rencana itu terealisasi, dipastikan dapat memberikan keuntungan bagi daerah di sektor pendapatan,” ujarnya.
Kemudian, pada sub sektor perikanan tangkap jelasnya, pungutan retribusi sebesar 1 persen. Sedangkan hasil produksi budi daya 0,5 persen.
Ia menambahkan, saat ini daerah telah diberikan kewenangan oleh pemerintah pusat menerbitkan izin terhadap usaha budi daya perikanan.
Menurutnya, sejauh ini baru dua perusahaan budidaya perikanan berinvestasi di Parimo. Hal itu berdasarkan izin usaha yang dikeluarkan Pemerintah Parimo seperti, PT Esaputli Pratama dan PT. Parigi Aquakultura Prima yang ada di Desa Sijoli.
“Dan apabila rencana itu nantinya terealisasi, maka pembenihan tiga komoditas tersebut baru pertama kali berdiri di Parimo,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital