Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Puluhan Anak Komunitas Adat Terpencil Kuliah di PT

Puluhan Anak KAT Parimo saat diberangkatkan kuliah. Foto : Ist

PALU EKSPRES, PARIMO– Sebanyak 60 orang anak Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Lauje diberangkatkan untuk kuliah di sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia .
Keberangkatan anak KAT ini dilepas oleh Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Hidayat Lamakarate di Gedung Serbaguna Tinombo, Sabtu (11/7/2020) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur berharap agar anak-anak KAT yang mengikuti pendidikan lanjut ini harus belajar dengan sungguh-sungguh dan serius. Sehingga, sekembalinya nanti dapat mempraktekkan keilmuan masing-masing di kampung halaman. “Tidak ada istilah tidak berhasil, harus sukses,” ujarnya.
Pada kesempatan itu pula, gubernur melalui Sekdaprov Sulteng juga memuji langkah Pemkab Parimo telah berinisiatif membiayai anak-anak KAT dalam menuntut ilmu, agar bisa memiliki keilmuan yang setara dengan warga lainnya.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mendukung upaya dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.
Sementara Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu, juga berharap agar anak-anak KAT yang mengikuti kuliah ini untuk tidak mundur di tengah jalan.
“Jangan sampai ada yang mundur di tengah jalan. Bagi saya, mundur di tengah-tengah perjuangan adalah sebuah penghianatan,” kata Bupati.
Bupati juga mengajak kepada anak-anak KAT untuk meminta doa restu dari orangtua sebelum berangkat ke perguruan tinggi masing-masing.
“Doa orangtua adalah kunci keberhasilan,” ucap Bupati.
Dari 60 orang anak KAT yang dikirim untuk kuliah ini masing-masing di Politeknik Pertanian di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Kemudian, di Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia Timur di Makassar, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untad Palu.
Turut hadir pada acara pelepasan, Kadis Sosial Sulteng, Ridwan Mumu, sejumlah kepala OPD di jajaran Pemkab Parimo, serta orang tua anak KAT. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital