Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Banjir Parimo, 22 Rumah Hanyut dan 69 Rumah Rusak

HANYUT - Tampak satu unit rumah warga yang hanyut terbawa air. Minggu, (12/7/2020). Foto : ASWADIN/PE


PALU EKSPRES, PARIMO– Banjir yang terjadi kurun waktu Jumat (10/7/2020) hingga Selasa (14/7/2020) malam di Kabupaten Parigi Moutong, berdasarkan data sementara yang dirilis oleh BPBD Parimo, Kamis (16/7/2020), telah menerjang 3 kecamatan dan 13 desa di Kabupaten Parigi Moutong. Tiga kecamatan tersebut yang dilanda banjir adalah Kecamatan Parigi Selatan, Parigi, dan Parigi Barat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo, Abd. Azis Tombolotutu dihubungi, Kamis (17/7/2020), merincikan wilayah mana saja yang terendam banjir di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Parimo. Di Kecamatan Parigi Selatan katanya, desa yang terendam adalah Masari, Tindaki, Dolago , Boyantongo, Olobaru, dan Lemusa. Di Kecamatan Parigi, desa yang terendam adalah Olaya, Pombolowo, Bambalemo. “Sedangkan di Kecamatan Parigi Barat, hanya satu desa yang terendam, yaitu Desa Air Panas,” kata Azis.
Masih menurut Azis, sebanyak 155 rumah terendam dan 889 kepala keluarag (KK) atau 3.091 jiwa terdampak banjir di tiga kecamatan tersebut. Banjir tersebut juga menyebabkan 22 rumah hanyut, 61 rusak berat, 3 rusak sedang dan 5 rusak ringan. Selain itu, 42 unit rumah terancam hanyut karena jarak rumah dari bibir sungai sangat. Jika kembali terjadi banjir susulan, lokasi 42 rumah yang berada di bibir sungai sangat berpotensi tergerus air sungai yang berujung rumah itu ikut hanyut terserat arus banjir.
“BPBD Parimo memperkirakan kerugian dari insiden rumah rusak, hanyut dan terancam hanyut di tiga kecamatan sekitar Rp4,15 Miliar,” katanya.
Banjir yang melanda Kabupaten Parimo sejak 10 hingga 14 Juli 2020 itu tambahnya, juga menimbulkan kerusakan pada sarana dan prasarana lainnya. Di antaranya, sawah seluas 2 hektare di Desa Masari. Bangunan TPI, MCK Umum, Tower wifi Desa, bangunan air bersih, kapal nelayan di Dusun I Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan. Selanjutnya, jembatan penghubung desa di Dusun II Desa Lemusa, Kecamatan Parigi Selatan. Selain itu, jembatan Trans Sulawesi Jalur II di Desa Olaya, Kecamatan Parigi. Dua jembatan lainnya yang semuanya terletak di Kecamatan Parigi Barat juga mengalami kerusakan, yaitu jembatan penghubung desa di Desa Air Panas, serta jembatan penghubung desa di Desa Baliara. Total kerugian yang ditimbulkan akibat rusaknya infrastruktur tersebut sekitar Rp5,578 Miliar.
Sehingga, BPBD Parimo memperkirakan total kerugian dari bencana banjir yang melanda wilayah Parimo baru-baru ini mendekati angka Rp10 miliar. Atau tepatnya, Rp9,726 Miliar. (fit/asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital