Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Jembatan Lambunu Parimo Harus Dibongkar, Pembangunannya Ditaksir Butuh Rp 9 Miliar

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Parimo, Wayan Mudana. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong tengah berupaya mengusulkan anggaran untuk pembangunan jembatan di Desa Lambunu cabang 3 Kecamatan Bolano Lambunu.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong, I Wayan Mudana di Parigi, Kamis (6/8/2020).
Menurut I Wayan, mengenai status jembatan tersebut, pihaknya belum mengetahui apakah itu aset Pemerintah Provinsi atau Balai Sungai.
“Jembatan itu saya juga belum tahu statusnya apakah aset provinsi atau balai sungai karena sudah lama dibangun,” ujarnya.
Menurut dia, setiap kali pihaknya mengikuti musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bolano Lambunu, masyarakat setempat selalu mengusulkan pembangunan jembatan tersebut.
“Setiap saya menghadiri musrenbang di wilayah Lambunu masyarakat selalu mengusulkan terkait pembangunan jembatan itu,” sebut I Wayan.
Untuk pembangunan jembatan tersebut kata dia, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 9 miliar, dengan luas bentangan sekitar 60 meter.
“Hasil observasi kami pasca banjir kemarin dan menurut laporan yang masuk ke Pak Bupati bahwa pir jembatan itu mengalami keretakan,” ungkapnya.
Sehingga, jika dilakukan pembangunan nantinya jembatan lama itu harus dilakukan pembongkaran total.
“Pembangunan jembatan Lambunu cabang 3 itu tidak bisa menggunakan pondasi sumuran karena kedalaman tanah kerasnya itu di bawah kedalaman kurang lebih 7 meter,” ujarnya.
Sehingga, pembangunan nantinya lanjut dia harus menggunakan tiang pancang. “Kalau pembangunannya hanya menggunakan pondasi sumuran dengan dana Rp 6-7 miliar lebih saja itu sudah cukup,” katanya.
Ia menambahkan, anggaran Rp 9 miliar tersebut menurutnya baru hitungan saat ini. Karena tidak menutup kemungkinan kedepannya harga bahan-bahan mengalami kenaikan.
“Dan itu estimasi kami saat ini, tetapi kita tidak tahu perkembangan ekonomi kedepannya apakah ada kenaikan harga atau bagamana sehingga bisa saja dari angka Rp 9 miliar itu bisa bertambah,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital