Sabtu, 8 Agustus 2026

Pandemi Covid-19, Pemkab Parimo Rasionalisasi Penggunaan Anggaran

RAPAT PARIPURNA - Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto (Tengah) saat memimpin rapat paripurna di dampingi wakil ketua I Faisan dan Sekda Ardi Kadir. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dalam rangka pandangan umum fraksi-fraksi atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan APBD tahun 2020.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, didampingi Wakil Ketua I Faisan, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Ardi Kadir, anggota DPRD dan sejumlah OPD terkait.
Ketua Fraksi Toraranga DPRD Parimo, Ni Wayan Lely Pariani menyampaikan pandangan fraksinya berharap pemerintah daerah dapat memaksimalkan anggaran belanja tak terduga senilai Rp 26,6 miliar untuk penanganan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, dan penanganan banjir dapat dialokasikan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program pemerintah lainnya pada APBD perubahan tahun 2020.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah Parimo, Ardi Kadir mewakili Bupati mengatakan, selaku Pemerintah Daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.
Dalam penyusunan perubahan atas APBD tahun 2020 kata dia, diawali dengan perubahan atas KUA dan PPAS, pemerintah daerah melalui tim anggaran daerah tetap mengutamakan kehati-hatian dalam penyusunannya.
“Dengan berpedoman pada aturan yang berlaku serta berdasarkan hasil pemeriksaan BPK-RI, pemerintah daerah berupaya untuk dapat merasionalkan penggunaan anggaran khususnya di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Sekda Ardi Kadir saat membacakan jawaban Bupati pada rapat paripurna di ruang paripurna, rabu malam (2/9/2020).
Sehingga, kata dia, penyerapan anggaran dapat maksimal dan tepat sasaran. Dan, diharapkan dapat mendorong pemulihan di sektor ekonomi daerah yang cukup terdampak.
Ia mengakui, untuk menunaikan amanah dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan masih belum memenuhi harapan masyarakat.
Adapun kesimpulan dari rapat paripurna tersebut secara umum bahwa seluruh fraksi mendukung adanya APBD perubahan yang di sampaikan masing-masing fraksi tersebut yang nantinya akan ditindaklanjuti pada rapat selanjutnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital