Sabtu, 8 Agustus 2026

Sering Banjir, 3 Sungai di Sigi Akan Segera Dinormalisasi

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan perbaikan sungai dan pengendalian Sedeimen Sungai Bangga, Sungai Salua dan Sungai Poi Kabupaten Sigi di Aula Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III, Kamis, 3 September 2020. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, SIGI– Bupati Sigi Mohamad Irwan didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Iskandar Nongtji, menghadiri penandatanganan kontrak paket pekerjaan perbaikan sungai dan pengendalian sedimen Sungai Bangga, Sungai Salua dan Sungai Poi Kabupaten Sigi di Aula Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III, Kamis (3/9/2020).
Kepala BWSS III, Feriyanto Pawenrusi, menyampaikan kalau kontrak pekerjaan perbaikan sungai dan pengendalian sedimen Sungai Bangga akan dikerjakan oleh PT. Selaras Mandiri Sejahtera.
Sedangkan perbaikan sungai dan pengendalian sedimen Sungai Poi akan dilakukan oleh PT. Muria Utama, dan perbaikan sungai dan pengendalian sedimen Sungai Salua yaitu PT. Runggu Prima Jaya.
Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Irwan, sangat menyambut baik perbaikan sungai yang dilakukan pihak Ditjen Sumber Daya Air, melalui BWSS III dalam pengerjaan proyek perbaikan sungai dan pengendalian sedimen di Sungai Bangga, Poi dan Sungai Salua di Kabupaten Sigi.
Irwan mengkui di Kabupaten Sigi terdapat kurang lebih 77 titik kritis di beberapa hulu sungai, yang ketika terjadi curah hujan tinggi berpotensi menimbulkan banjir bandang di wilayah tersebut.
“Di antara kurang lebih 77 titik itu, termasuk di antaranya tiga proyak yang akan dilakukan pihak BWSS,” aku Irwan.
Ia berharap setelah pengerjaan proyek ini, BWSS III selanjutnya dapat menangani titik-titik kritis sungai lainnya yang berada di Kabupaten Sigi. Seperti Sungai Sopu, Miu, Wuno, Motou, Omu dan Sungai Pondo yang merupakan wilayah Sungai Palu dan Sungai Mewe yang merupakan wilayah Sungai Lariang.
Selain itu, Bupati Sigi juga berharap, kepada pihak BWSS III dalam pengerjaan yang akan dikontrak atau yang telah terkontrak dapat melibatkan tenaga terampil di Kabupaten Sigi yang telah tersertifikasi. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital