Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kemenag Sulteng Bantu 8 Ponpes di Tolitoli

Seremoni penyerahan bantuan delapan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tolitoli menerima bantuan penyelenggaraan pembelajaran daring dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2020). Foto: Humas Kemenag

PALU EKSPRES, TOLITOLI- Sebanyak delapan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Tolitoli menerima bantuan penyelenggaraan pembelajaran daring dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2020).
Bantuan pembelajaran daring berupa uang tunai sebesar Rp 15 Juta untuk setiap pondok pesantren yang diserahkan oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Gasim Yamani kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli H. Muchlis di aula terbuka Kantor Kemenag Tolitoli.
Selanjutnya bantuan tersebut diserahkan lagi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli kepada masing-masing pimpinan pondok pesantren.
Adapun ke delapan pondok pesantren yang mendapatkan bantuan pembelajaran daring yakni, Ponpes Hidayatullah, Ponpes Al Ukhuwah, Ponpes Ad da’watun Nubuwwah, Ponpes Sirojul Ma’ruf, Ponpes Madinatul Khairaat Buntuna, Ponpes Madinatul Ilmi DDI Siapo, Ponpes Al Amin Labonu dan Ponpes Al Ittihad DDI Soni.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli Muchlis dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat bangga dan bahagia atas bantuan ini, karena dari 42 pondok pesantren yang mendapatkan bantuan tahap pertama se Sulawesi Tengah, Tolitoli mendapatkan jatah yang paling banyak yakni delapan pondok pesantren,”ungkapnya.
Muchlis juga berharap kepada pimpinan pondok pesantren agar dapat memanfaatkan serta menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dalam rangka menunjang penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi covid-19.
Sementara itu, Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sulteng Gasim Yamani pada kesempatan tersebut mengimbau kepada seluruh pimpinan ponpes yang mendapatkan bantuan pembelajaraan daring ini agar dapat mempergunakan uang tersebut dengan sebaik-baiknya.
Gasim Yamani juga menyampaikan bahwa untuk mengelolah suatu pendidikan semuanya sudah ada regulasinya baik majelis ta’lim, TPA/TPQ, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sampai dengan pondok pesantren, semuanya sudah harus ada izin operasionalnya. ”Seiring dengan itu, pemerintah sudah mewajibkan seluruh lembaga pendidikan agama dan keagamaan Islam wajib hukumnya untuk memiliki izin operasionalnya,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi Pondok Pesantren dan Mahad Ali Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Nurhayati, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Tolitoli, Andi Nurhayati, Pimpinan Pondok Pesantren sera jabatan Pelaksana Seksi Pendidikan Diniyah dan Pontren. (Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital