Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Perkawinan Anak di Bawah Umur di Sigi Masih Tinggi

PALU EKSPRES, SIGI– Untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen bersama terkait dengan pencegahan pernikahan anak dan dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sigi, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sigi, menyelenggarakan rapat kordinasi dan diseminasi pencegahan perkawinan usia anak.
Pada kesempatan tersebut, Program Officer Yayasan Karampuang, Amriadi Muhdar, menyampaikan bahwa telah banyak program yang telah dilakukan oleh Yayasan Karampuang di Kabupaten Sigi, baik pada saat bencana terjadi maupun pasca bencana.
“Program-program tersebut merupakan kerjasama Unicef Indonesia, Yayasan Karampuang dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi,” kata Amriadi, Senin (26/10/2020).
Ia juga menjelaskan, bahwa dalam upaya pencegahan pernikahan anak yang menjadi sasaran program Yayasan Karampuang – UNICEF di wilayah Kabupaten Sigi adalah Desa Padende. Dengan program di antaranya, pemenuhan hak-hak anak dalam identitas anak yaitu, akta kelahiran.
“Di Desa Padende ini juga sudah dibentuk tim pokja Perlindungan Pencegahan Perkawinan Usia Anak, sehingga diharapkan kepada tokoh masyarakat agar menjadi agen pencegahan perkawinan usia anak. Selain itu juga di Desa Pandende telah dibentuk lingkar remaja yang memiliki tujuan sebagai wadah untuk menampung aspirasi para remaja,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala DP3A Kabupaten Sigi, Sitti Sudarmi, mengapresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi ini. Sebab menurutnya, acara ini merupakan sebuah momentum dalam rangka mempertegas hasil program pencegahan perkawinan usia anak di Kabupaten Sigi.
“Tingginya kejadian perkawinan usia anak yang ada di Indonesia khususnya Kabupaten Sigi. Kami berharap nantinya peserta rapat koordinasi dan dan diseminasi pencegahan perkawinan anak dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menjalankan program-program yang berkelanjutan terkait dengan pencegahan perkawinan usia anak di Kabupaten Sigi yang sudah berjalan selama ini yang telah beriringan dengan visi Kabupaten Sigi,”urainya.
Sitti berharap perumusan strategi akhir tersebut, sesuai dengan kebutuhan kondisi dan pendekatan setiap daerah di desa atau di kecamatan se Kabupaten Sigi. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital