Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Jumlah Bidan Terverifikasi di Sulteng Masih Rendah

Foto: Ilustrasi.

PALU EKSPRES, PALU– Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) kini memiliki 25 tenaga bidan yang telah mengikuti sertifikasi.

Namun untuk tenaga bidan terlatih, BKKBN Sulteng sebenarnya sudah memiliki 559 tenaga yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulteng.

Analisis Sarana Program Keluarga Berencana (KB) BKKBN Sulteng, Ikhsan mengatakan, jumlah tersebut masih sangat rendah dari target capaian tahun 2020 yaitu sebanyak 280 sertifikat kompetensi.

“Jumlah target tersebut sebagai syarat penyelenggaraan pelatihan Technology Contraception Update (CTU) pada tahun 2021,”kata Iksan, Rabu 18 November 2020.

BKKBN Sulteng sendiri ujarnya, dalam melakukan pendampingan sertifikasi komptensi CTU IUD-Implant bagi bidan dilakukanmelalui Aplikasi Monitoring berkualitas (Monika).

“Aplikasi itu dirancang untuk menjawab permasalahan kompetensi bagi dokter dan bidan yang telah dilatih CTU IUD Implant oleh BKKBN,”sebutnya.

Dia menambahkan, dalam peningkatan akses dan kualitas pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR), BKKBN telah bekerjasama dengan sejumlah jaringan.

Antara lain, Jaringan Nasional Pelatihan Klinik – Kesehatan Reproduksi (JNPK-KR), Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), melaksanakan pelatihan CTU IUD dan Implant kepada dokter dan Bidan.

Sementara untuk pemetaan dan sertifikasi tenaga dokter dan bidan yang sudah terlatih, pihaknya merancang aplikasi Monika.

Proses ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah tenaga kesehatan yang tersertifikasi kompeten namun sampai saat ini capaian Sulteng masih sangat rendah,”pungkasnya. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital