Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Paud-Dikmas Parimo Dorong PKBM Pemetakan Potensi Lokal

Kepala Bidang Paud dan Dikmas Disdikbud Parimo, Nurlina. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO- Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-Paud-Dikmas) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan uji coba operasional model pembelajaran Blended Laerning di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Parigi Moutong.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Nurlina di Parigi, Minggu (22/11/2020).

Menurut Nurlina, uji coba operasional model blended learning dengan pendekatan kearifan lokal mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas X dalam meningkatkan minat belajar peserta didik paket C di kabupaten itu.

“Blended learning itu artinya di situasi Covid-19 ini kan, tidak memungkinkan belajar langsung tatap muka. Jadi, blended learning itu menggabungkan sistem tatap muka dengan sistem dalam jaringan (Daring),” ujar Nurlina.

Untuk pengembangan model ini kata dia, dilakukan oleh pihak BP-Paud Provinsi Sulawesi Tengah.” Jadi, bagaimana cara tutor mengajar dengan blended learning agar supaya tujuan-tujuan pembelajaran tetap tercapai di masa pandemi Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, melalui dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan anak usia dini berupaya untuk meningkatkan kapasitas tutor.

“Tutor ini kan, mengajar anak-anak yang putus Sekolah dan tentunya cara mengajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tentunya akan berbeda dengan formal,” sebut Nurlina.

Sehingga, menurutnya, bagaimana cara untuk melakukan penekanan dengan memberikan pelajaran yang menyenangkan. Kerena, notabene mereka adalah yang tidak mau sekolah. Namun, harus disekolahkan dengan tetap menjaga kualitas.

“Kualitasnya itu lebih pada penekanan life skill yang diberikan. Jadi kita ingin bahwa peserta didik paket C itu seperti kata pak menteri, penerima manfaat yang terakhir itu adalah peserta didik paket C,” ujarnya.

Menurutnya, mereka tidak hanya sekedar belajar. Tetapi, setelah belajar, ia mendapatkan ijazah. Namun, ada hal yang didapatkan dalam pembelajaran tersebut. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital