Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pemerintah Janji Biaya Perbaikan Rumah Rusak karena Gempa Sulbar

DI PEGUNGSIAN - Presiden berjanji akan memberikan stimulan bagi warga Mamuju yang rumahya rusak akibat gempa beberapa waktu lalu. Seorang ibu berdiri di depan tenda di Mamuju, 20 Januari 2021. Foto: KIA/palu ekspres

PALU EKSPRES, MAMUJU – Presiden Joko Widodo memastikan rumah penyintas gempa Sulbar yang rusak akan mendapat bantuan biaya perbaikan. Para penyintas sendiri berharap pemerintah membantu pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Pernyataan itu disampaikan Joko Widodo saat mengunjungi lokasi pengungsian penyintas gempa Mamuju di lapangan sepakbola Manakarra, pekan lalu.

Di tempat ribuan penyintas mengungsi itu, Jokowi bilang rumah-rumah baik yang rusak ringan, sedang, maupun berat di Majene dan Mamuju akan mendapat bantuan perbaikan.”Untuk rumah penduduk yang roboh, pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp50 juta, rusak sedang Rp25juta, dan rusak ringan Rp10 juta,” kata Jokowi di hadapan pengungsi, Selasa (19/01/2021).

Selain meninjau lokasi pengungsian, Jokowi yang didampingi sejumlah menterinya juga melihat langsung sejumlah bangunan yang ambruk akibat gemba magnitudo 6,2 tersebut, seperti Gedung Kantor Gubernur Sulbar dan bangunan 5 lantai yang ambruk di jalan Ahmad Pirang, Mamuju.

“Saya datang untuk memastikan bahwa proses evakuasi, bantuan kepada masyarakat, logistik untuk pengungsi, dan tenda-tenda pengungsi terkelola dengan baik,” Jokowi menekankan. Penyintas bencana Sulbar sendiri berharap kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut mempercepat penanganan di masa tanggap darurat pascabencana.

“Kami butuh air, fasilitas MCK, dan kebutuhan pangan karena pasar belum normal,” kata Andi Tenri Puji (38 th), salah satu pengungsi di lokasi itu. Penanganan pascabencana di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, saat ini dalam masa tanggap darurat selama 14 hari terhitung sejak 15 Januari, 2021. Petugas gabungan masih fokus memenuhi kebutuhan dasar penyintas serta mencari para korban.

“Saya datang untuk memastikan bahwa proses evakuasi, bantuan kepada masyarakat, logistik untuk pengungsi, dan tenda-tenda pengungsi terkelola dengan baik. Ini yang ingin saya pastikan dengan datang ke sini,” ujarnya di Stadion Manakarra, pada Selasa, 19 Januari 2021. Presiden memastikan bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan dengan membangun kembali gedung-gedung pemerintahan yang roboh agar pelayanan publik dapat kembali berjalan.

“Tadi saya sudah sampaikan ke Gubernur, untuk gedung-gedung pemerintah yang roboh, setelah diaudit, nanti segera pemerintah pusat akan bangun kembali,” tutur Presiden. Kepala Negara juga menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban bencana gempa. Presiden mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Saya ingin menyampaikan dukacita mendalam atas korban kurang lebih 80 orang yang meninggal yang telah ditemukan. Semoga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” tandasnya. Untuk diketahui, Stadion Manakarra saat ini dialihfungsikan sebagai tempat pengungsian bagi para warga terdampak bencana gempa. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital