Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Susun Perwali P3HA

SOSIALISASI - Sekkot Palu, H Asri, Kepala DP3A Irmayanti Petalolo dan Manager WVI, Karnasyah dalam sosialisasi Perda P3HA, Rabu 10 Februari 2021 di Ruang Banyata Kantor Wali Kota Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Setelah pengesahaan, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak (P3HA), langsung disosialisasikan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI). Sosialisasi Perda ini dilaksanakan bersama dengan pemetaan permasahan anak di Kota Palu, Rabu (10/2/2021) di Ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Pemetaan masalah dimaksudkan untuk menggali informasi dalam rangka penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai teknis penyelenggaraan Perda tersebut.

Sekretaris Kota (Sekkot) Palu H Asri, membuka kegiatan mengatakan Perda P3HA lahir karena masih banyaknya permasalahan anak yang terjadi di kota Palu. Berbagai bentuk kekerasan, perlakuan salah, ekploitasi dan penelantaran serta perlindungan atas kesempatan mereka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Menurut Sekkot, Perda ini lahir karena adanya indikasi pemenuhan hak anak yang belum dilakukan secara maksimal. Sehingga terjadi fenomena masih tingginya tindak kekerasan, perlakuan salah, penelantaran dan eksploitasi anak. “Karena itu Perda ini lahir dengan itukan baik agar negara harus benar-benar hadir untuk mereduksi semua perilaku buruk tersebut. Sehingga kita berharap, Kota Palu dapat terwujud generasi anak yang sehat, cerdas dan sejahtera,”kata Sekkot.

Keberadaan Perda inipun diharap agar berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan hati tersebut bisa tertangani dengan sokongan biaya dan politik anggaran yang memadai. “Seperti masalah balita dan anak terlantar, anak yang berhadapan dengan hukum yang jumlahnya lumayan besar di Palu. Serta fenomena anak jalanan, disabilitas dan anak korban tindak kekerasan,”jelasnya.

Pihaknya lanjut Sekkot, yakin bahwa proses penyusunan Perda telah melalui Berbagai tahapan yang tidak ringkas dan sederhana. Sehingga banyak hal yabg menjadi catatan dan pertimbangan lahirnya Perda ini.
Dia berharap, kegiatan sosialisasi dan pemetaan masalah anak ini bisa melahirkan sejumlah isu yang akan menjadi pertimbangan dalam penyusunan Perwali nanti. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital