Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kemenag Sulteng Gelar Peningkatan Kompetensi Pengurus Masjid di Parimo

Rusman Langke, saat membuka kegiatan peningkatan kualitas pengurus Masjid di Aula Hotel Pelawa, Selasa, 2 Maret 2021. Foto: Humas Kemenag

PALU EKSPRES, PARIMO– Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan peningkatan kualitas kompetensi Pengurus Masjid di Parigi Moutong (Parimo).
“Masjid adalah rumah ibadah bagi umat Islam yang digunakan untuk mengabdi kepada Allah Subhanahu Wataala,” kata Rusman Langke saat membuka kegiatan peningkatan kualitas pengurus Masjid di Aula Hotel Pelawa, Selasa (2/3/2021).
Ia mengatakan, masjid juga mempunyai fungsi pusat pendidikan dan dakwah.
Seiring perkembangan zaman, kini fungsi masjid berkembang menjadi sentral dalam berbagai aspek di kehidupan masyarakat.
Selain itu katanya, masjid juga berfungsi dan berperan sebagai tempat melaksanakan aktivitas ibadah sebagai tempat kajian keislaman dan tempat membina qari dan qariah.

“Kegiatan ini secara umum bertujuan menciptakan kekhusyuan dan kepuasan jamaah dalam beribadah,” tuturnya.
Saat ini, kebutuhan pengelolaan masjid yang profesional menjadi dambaan bersama. Sehingga, hal itu membutuhkan imam dan pengelola masjid yang kompeten di bidangnya.
Seorang imam masjid kata dia, tidak hanya dituntut memiliki pemahaman fiqih salat dan kemampuan membaca Alquran dengan tahsin dan tartil. Namun, imam masjid juga mesti memiliki kemampuan membimbing umat, memahami problematika umat, memiliki kemampuan memimpin salat, berkhutbah dan memiliki wawasan kebangsaan.

Olehnya, Rusman menjelaskan Kementerian Agama diberikan tugas oleh pemerintah dalam penyelenggaraan status dan fungsinya sebagaimana keputusan Menteri Agama Nomor 394 tahun 2004.
Diharapkan dari kegiatan ini, mampu meningkatkan kompetensi pengurus masjid dalam pelaksanaan ibadah salat. Juga ada peningkatan pemahaman fiqih imam masjid agar dapat merespon permasalahan umat Islam.
Kegiatan ini dihadiri oleh KaKanKemenag Parimo Muslimin, para pejabat eselon IV Kankemenag serta diikuti 50 orang pengurus masjid dari Kecamatan Ampibabo hingga Sausu, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital