Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kajari Parimo: Napi Perempuan yang Kabur Tak Sempat Ditahan di Lapas Parigi

Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Muhammat Fahrorozzi. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Melvira alias Vira Alias Anjani, seorang tahanan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu, Sulawesi Tengah, melarikan diri, Jumat (5/3/2021).
Sekaitan hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong, Muhammat Fahrorozzi mengaku bahwa, pada 5 Maret 2021, pihaknya menerima informasi tentang tahanan perempuan di Lapas Perempuan kelas III Palu melarikan diri.
“Terkait hal itu kami mendapat info pada Jumat, 5 Maret 2021 ada tahanan perempuan yang melarikan diri dari Lapas perempuan kelas III Palu atas nama Melvira, biasa dipangil Vira atau Anjani,” kata Fahrorozzi kepada wartawan di kantornya, Senin (8/3/2021).
Kejari mengatakan, yang bersangkutan ditahan dalam perkara narkotika dan melanggar pasal 114 ayat (1), Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Pelaku saat itu ditangkap di Moutong oleh aparat kepolisian Polda Sulteng.
“Jadi yang bersangkutan tidak sempat ditahan di lapas Parigi, makanya langsung dibawa ke lapas perempuan kelas III Palu untuk kelancaran persidangan,” ungkapnya.
Berdasarkan berkas perkara katanya, yang bersangkutan beralamat di Jalan Tanjung Angin, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Ia mengaku, informasi ini awalnya diterima dari Lapas perempuan kelas III Palu.

“Jadi informasi yang kami terima bahwa terdakwa ini melarikan diri dengan cara melompat pagar bagian belakang lapas,” ujarnya.
Menurutnya, perkara tersebut dalam waktu dekat akan disidangkan. Meskipun situasinya seperti ini, proses persidangan tetap dilaksanakan.
“Dengan melihat situasi seperti ini, persidangan tetap jalan dan mungkin dilakukan dulu penundaan. Karena teman-teman di lapas juga masih melakukan pencarian orang atau tahanan yang kabur ini. Dan mungkin sudah dierbitkan dalam daftar pencarian orang,” ujarnya.
Ia berharap, yang bersangkutan koperatif untuk menyerahkan diri. Sehingga, persoalan hukum bisa terselesaikan. “Saat ini kami baru melakukan koordinasi dan saya perintahkan Kasi Pidum dan Kasi Intel untuk berkoordinasi dengan pihak Lapas perempuan kelas III Palu,” jelasnya. (asw/palu ekspres)

FOTO : Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Muhammat Fahrorozzi. Foto : ASWADIN/PE

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital