Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pernikahan Gaib Ahli Perang Dayak dengan Keturunan Nyi Roro Kidul, Jokowi Diundang?

KONTROVERSIAL - Isay Djudae (kanan) saat menunjukan cetakan undangan pernikahan Pangkalima Burung dengan Sri Baruno Parameswari di rumahnya Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (22/2).FOTO: ANGGRA WINIVO/ RADAR SAMPIT/JPNN

KATINGAN, PE – Masih ingat dengan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah? Daerah yang pada awal tahun ini menjadi terkenal karena ulah bupatinya yang kepergok selingkuh dengan isteri seorang polisi.

Nah, kini, di Katingan, tepatnya Kecamatan Katingan, masyarakat kembali dihebohkan dengan munculnya kabar pernikahan gaib yang akan dilangsungkan pada Selasa (28/2) mendatang.

Yang bikin warga heboh, kedua mempelai adalah Pangkalima Burung dan Sri Baruno Parameswari.
Dalam kepercayaan masyarakat dayak Kalimantan, Pangkalima Burung adalah sosok bermata satu.

Pangkalima Burung juga memiliki keahlian berperang.Sedangkan Sri Baruno Parameswari dipercaya merupakan keturunan Nyi Roro Kidul.

Namun hingga saat ini, wujud keduanya masih sangat misterius.

Kabar itu mulai mencuat ketika netizen bernama Hendarto Garuda mengunggah rencana pernikahan tak lazim tersebut di laman Facebook-nya, Senin (20/2) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, Hendarto juga menyertakan foto-foto undangan pernikahan gaib tersebut.

Kabar pernikahan itu semakin fenomenal karena mencatut beberapa pesohor di tanah air.

Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Gatot Nurmatyo diundang menghadiri pernikahan itu.

Selain itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie juga mendapat undangan.

Namun, pelaksana pernikahan yang juga Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae (87) meragukan rencana tersebut.

”Pada (12/2) kemarin seorang perempuan bernama Retno datang ke rumah. Dia mengaku sebagai utusan Sri Baruno Parameswari. Tujuannya meminta saya selaku Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah melakukan ritual pernikahan adat Dayak antara Sri Baruno Parameswari dengan Pangkalima Burung,” ujarnya kepada Radar Sampit di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah sebagaimana dilansir laman Prokal, Rabu (22/2).

(agg/oes/JPNN/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital