Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Labuan Tanantovea’s Virtual Got Talent Memasuki Babak 10 Besar

Penampilan alah satu peserta Labuan Tanantovea's Virtual Got Talent. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, DONGGALA- Ajang adu bakat Labuan Tanantovea’s Virtual Got Talent yang digagas oleh Kapolsek Labuan Iptu Moh. Fikri, S.Sos, bekerja sama dengan Gerakan Pramuka Dewan Kerja Ranting (DKR) Labuan dan Ikatan Pemuda Pelajar Tanantovea (IPPTA) telah memasuki tahapan 10 besar.

Kapolsek Labuan Iptu Moh. Fikri mengatakan, dari 21 pendaftar, telah terpilih 10 besar sebagai berikut; Ahmad Gumilang (drummer), LSCH Team (penari), Wombo Squad (penari), Deby Yolanda (penyanyi), Red Kambay (penari), Karang Taruna Lelea (penari), PUC Team (penari), Maparappae (musik instrumen), Central Celebes (aksi Taekwondo), Simalajaji (seni bela diri).

Pemilihan secara virtual kata Fikri, melìbatkan masyarakat umum sudah dimulai hingga tanggal 6 April 2021. Masyarakat bisa menentukan juara favorit dengan menyaksikan video penampilan 10 besar yang telah di-upload di media sosial panitia.

“Penentuan pemenang 1, 2 dan 3 sendiri berdasarkan penilaian dewan juri melalui penampilan offline para peserta yang telah dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 4 April 2021 di Depot Adhira Labuan,” kata Fikri.

Adapun dewan jurinya adalah IPTU Moh. Fkri, S.Sos , Muhammad Rizal, Irfan, Moudy, Sabrun dan Ozi. Kegiatan secara offline tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, hanya dihadiri oleh dewan juri, panitia, peserta dan pelatih peserta.

Disiapkan hadiah uang tunai 1 juta rupiah bagi pemenang pertama, 600 ribu rupiah pemenang kedua dan juara ketiga dan favorit masing-masing 400 ribu rupiah.

Para remaja dan pemuda di kedua kecamatan tersebut sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan ini akan menambah semangat anak-anak muda untuk mengasah dan mengembangkan bakatnya meski dalam situasi pandemi covid-19 saat ini.

“Dengan adanya aktivitas yang bermanfaat seperti ajang ini, akan menghindarkan para remaja dan pemuda untuk terlibat kenakalan, aksi kejahatan dan penyalahgunaan narkoba,” kata Fikri. (***/bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital