Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sudirman S. Makolalang Jabat Ketua AGPAII Parimo

Kakankemenag Parimo, Drs. Muslimin saat memberikan arahan pada Musda Pemilihan Ketua AGPAII Parimo. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AGPAII masa bhakti 2021-2026.
Kegiatan Musda DPD AGPAII tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parimo, Senin (3/5/2021).
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi Pendis) Kantor Kemenag Kabupaten Parigi Moutong, Saehan H. Marilau, S.Ag, M.Si, berharap, forum AGPAII dapat menjadi wadah dalam peningkatan kompetensi berorganisasi dan bersosialisasi.
“Jadi, saya berpikir seandainya kita orientasinya ke pembiayaan Rp 100 ribu saja persatu orang guru kita sudah bisa mengumpulkan sebanyak Rp 80 juta dengan jumlah guru kita yang ada sekitar 800 orang. Sehingga, dengan dana itu organisasi kita nantinya bisa besar,” ujar Saehan.
Menurut dia, Parigi Moutong merupakan salah satu kabupaten yang baru pertama kali membentuk organisasi AGPAII.” Makanya, semua organisasi-organisasi dilingkungan pendidikan agama Islam itulah nanti akan coba untuk menggagas dan kita hidupkan semua,” ujarnya.
Untuk membentuk organisasi AGPAII ini kata dia, memang membutuhakan koordinasi. Selain koordinasi antara sesama guru PAI yang jumlahnya terbilang banyak ditambah lagi jangkauan geografis yang begitu luas mulai dari kecamatan Sausu hingga Kecamatan Moutong.

Olehnya, perlu adanya koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat dan pihak terkait lainnya.
“Dengan harapan, Insya Allah dengan terpilihnya pengurus AGPAII baru ini, tugasnya lah yang akan melakukan koordinasi dengan semua stakeholder yang ada,” ucapnya.
Ia menjelaskan, dalam Musda DPD AGPAII ini ada beberapa kriteria yang ditentukan, di antaranya calon ketua harus berdomisili mulai dari kecamatan Sausu sampai Ampibabo. Hal ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi jika ada pertemuan yang dilakukan secara langsung.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Kabupaten Parimo, Drs. Muslimin, M.Si dalam arahannya mengatakan, ada dua Kabupaten Sulawesi Tengah yang belum membentuk AGPAII yakni, Parigi Moutong dan Morowali.
“Kemarin pada saat kita Rakor sempat disinggung bahwa, ada dua Kabupaten di Sulteng yang belum membentuk AGPAII salah satunya adalah, Parigi Moutong,” ungkapnya.
Olehnya, hari ini pihaknya mempersiapkan kegiatan Musda DPD pemilihan ketua AGPAII di Parimo yang dihadiri masing-masing perwakilan dari Kecamatan.

“Untuk menjadi pemimpin, saya kira semua kita punya potensi dan kemampuan untuk dipilih dan kita jagokan untuk menjadi ketua AGPAII,” ujarnya.
Kata dia, pihaknya menginginkan kedepan, tentunya wadah dari organisasi para guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ini betul-betul bermanfaat, yang dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya, kepada anak-anak didik.
“Sehingga, kita berharap dengan pembentukan ini tidak hanya sebuah nama. Tapi, yang kita inginkan ada eksen selanjutnya yang spektakuler bila perlu,” harapnya.
Pantauan media ini, yang terpilih sebagai Ketua AGPAII Kabupaten Parigi Moutong secara aklamasi yakni, Sudirman S. Makolalang S.Pd, MM. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital