Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Ini Lho, Anggota TNI Gadungan yang Tipu Penjual Pisang

PALU, PE – Suwardi Madina (SM) seorang pria warga Kelurahan Tondo Palu terpaksa harus berurusan dengan penegak hukum. Kamis 23 Februari 2017 pria ini ditangkap Anggota Intel Korem 132 Tadulako untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Palu.

Suwardi berhasil menipu seorang warga Jalan Setia Budi Palu yang berprofesi sebagai penjual pisang goreng. Suwardi dalam aksinya mengaku dirinya adalah anggota Intel TNI 714. Tiga kali aksi ini ia lakoni.

Danrem 132 Tadulako melalui Plh Kapenrem,  Mayor Dedy Afrizal menjelaskan, penangkapan terhadap SM merupakan tindaklanjut laporan seorang warga yang menjadi korban penipuan bersangkutan.

“Korban pelapor sudah menyerahkan uang kepada MS untuk pembelian sebuah barang, namun barang yang dijanjikan tidak pernah diterima. Pelapor merasa sangat dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Tim Intel Korem,”jelas Dedy Afrizal.

Setelah dilakukan pemantauan dan penyelidikan dan atas perintah pimpinan, pihaknya kemudian menangkap pelaku di rumahnya.

“Setelah kami yakini bahwa MS ini  benar bukan anggota TNI maka Danrem memerintahkan segera diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”, jelas Mayor Dedy.

Tindakan yang dilakukan MS yang menipu orang dengan mengaku anggota TNI tidak dibenarkan. Hal itu menurutnya sangat mencoreng nama baik institusi TNI dimata masyarakat.

“Apalagi bila perbuatan itu dipergunakan untuk melakukan penipuan kepada masyarakat demi kepentingan dan keuntungan pribadinya,”kata Dedy.

Perbuatan demikian menurutnya harus cepat dicegah dan diantisipasi sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.

“Pelakunya harus diproses secara hukum sesuai prosedur agar tidak ada lagi orang lain melakukan tindakan yang sama untuk kepentingan dan keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan dirinya sebagai anggota TNI ataupun Polri dan Institusi Negara lainnya seperti yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital