Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Menuju Pendirian Politeknik, KKP Dorong Pemkab Parimo Bangun Kampus Baru

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Prof Ir. Sjarief Widjaja PhD F RINA berkeyakinan bahwa kedepan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) semakin maju di sektor Perikanan dan Kelautan.
Bahkan Prof Sjarief memberikan apresiasi kepada Bupati Parimo H. Samsurizal Tombolotutu yang bersungguh- sungguh membangun Parimo di setiap komunitas unggulan yang ada, termasuk bidang Perikanan dan Kelautan.
“Luar biasa dukungan pak Bupati Parigi Moutong, Teluk Tomininya begitu kaya dengan berbagai potensi perikanan, mulai dari perikanan tambaknya, wisata baharinya, sehingga dengan begitu mulai banyak investor masuk di wilayah ini, termasuk investor tambak udang,” kata Sjarif kepada wartawan, Ahad (19/6/2021).
Sjarief mengatakan, jika ingin membangun industri perikanan lebih baik lagi, maka harus mendekatkan masyarakat yaitu masyarakat terdidik.
Olehnya kata Sjarief, pihaknya telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong untuk mengutus anak -anak daerah Parigi Moutong untuk sekolah di Politeknik yang tersebar di Indonesia.
“Nah saat ini kan Parigi Moutong, salah satunya kerjasama dengan Politeknik KP Bone, sehingga bisa mempunyai Kampus di Parigi Moutong,” ujarnya.
Olehnya kata Sjarif, supaya cepat dan tidak membutuhkan prosedur yang lama, prosesnya dirintis dulu dari Bone. Setelah itu, dibentuk Akademi Komunitas program D1 dan D2 untuk mendukung Budidaya Perikanan dan Budidaya Tangkap dan wisata bahari. Setelah itu dinaikkan statusnya, yang tadinya Akademi Komunitas, menjadi Politeknik KP Parigi Moutong, karena arahnya pasti ke situ.
“Nah pak Bupati dan Kadis Perikanan yang hebat ini kita dorong dan kita bantu untuk membuat kampus baru termasuk dukungan kita untuk budidaya tambak. Apalagi sudah disiapkan lahan 5 hektare di Desa Poli,” katanya.
Sjarief menjelaskan, bahwa kuliah di Poltek KP lebih banyak tinggal di lokasi pertambakan, tinggal di industri pabrik dan lain sebagainya ketimbang kuliah rutin.
“Dengan begitu kan otomatis perkuliahan berkurang, tetapi pengolahan tambak lebih banyak. Saya percaya Parigi Moutong maju,” tutupnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital