Sabtu, 29 Agustus 2026

Tindaklanjuti Surat Gubernur, DLH Parimo Gelar Rapat Bahas WPR

Kepala Dinas DLH Parimo, Mohamad Irfan. Foto : ASWADIN/PE

PARIMO, PE- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabaupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah segera menggelar rapat bersama sejumlah dinas terkait, membahas tentang wilayah pertambangan rakyat (WPR) di Kabupaten Parimo.

Rapat itu digelar menyusul adanya surat Gubernur Sulawesi Tengah mengenai kawasan yang akan dijadikan wilayah pertambangan rakyat (WPR) di Kabupaten Parigi Moutong.

“Kita bicarakan tentang wilayah pertambangan rakyat. Jadi kita bicara tambang bukan berarti harus emas, tentu saja tidak. Karena ada bebatuan dan jenis mineral lainnya, dan itu yang kita bahas tadi,” ujar Kepala DLH Parimo, Mohamad Irfan kepada wartawan di kantornya. Senin (12/7/2021).

“Itu yang kita bahas tadi, untuk menindaklanjuti surat gubernur, tentang kawasan yang akan dijadikan WPR di Parimo.” jelasnya.

Karena, di Parigi Moutong sendiri ada sebanyak 29 titik lokasi yang terdapat di 29 desa nantinya, akan di jadikan WPR. Kemudian lokasi tersebut kata dia, akan dilakukan klarifikasi kembali untuk memastikan mana wilayah yang memenuhi syarat untuk diajukan menjadi WPR.

“Awalnya kita berpikir bahwa itu pertambangan emas, ternyata setelah di lihat di peta detailnya bukan cuma emas, tapi ada juga pasir dan batu (Sirtu) atau galian C, menurut aturan kemarin. Namun, sekarang ini bukan lagi galian C tapi, batu dan non batuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari puluhan titik wilayah yang nantinya akan dijadikan WPR, ada juga kawasan yang tidak boleh digunakan sebagai wilayah pertambangan rakyat. Karena, jika dilihat dari peta, bahwa wilayah tersebut ternyata masuk dalam kawasan pertanian basah atau sawah, yang luasnya sekitar 462 hektare tepatnya berada di desa Poli Kecamatan Tinombo Selatan.

“Apalagi sawah itu, masuk dalam kawasan pangan lestari. Jadi, tidak bisa dijadikan wilayah pertambangan rakyat.” jelasnya.

Dia mengatakan, saat ini kawasan-kawasan yang akan dijadikan WPR tersebut, ada yang sudah dikelola dan adapula yang belum terkelola, misalnya tambang pasir di sungai Ongka dan Tada.” Disana itu ada orang yang sudah mengelolah atau menambang pasir.” katanya.

Menurutnya, titik lokasi ini semua sudah ada. Sehingga, pihaknya tinggal menyusaikan apakah titik-titik kawasan yang diinformasikan oleh Pemerintah Provinsi ini memenuhi syarat sesuai dengan RTRW yang ada di Parigi Moutong atau tidak.

“Setelah kita pila tadi, ternyata ada yang tidak dan ada yang boleh menjadi wilayah pertambangan rakyat.” jelasnya.

Selain itu, ada kawasan hutan yang tidak bisa dijadikan WPR. Karena harus melalui pembebasan-pembasan terlebih dahulu, misalnya di desa Salubanga Kecamatan Sausu yang luasnya sekitar 3 ribu hektare lebih. Sebab, kawasan tersebut masuk dalam kawasan hutan produksi konversi (HPK).

“Hutan ini tidak bisa dikelolah tanpa izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk alih fungsi lahan, dari konversi ke lahan area penggunaan lain, seperti tambang itu boleh, tetapi harus mengikuti regulasi,” ujarnya.

Sehingga, yang diusulkan saat ini katanya, adalah yang sudah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan telah disahkan sebelumnya.” Meskipun yang lain ini memenuhi syarat, tapi tidak masuk dalam RTRW itu tidak bisa. Karena, nanti direvisi lagi lima tahun kedepan RTRW, baru diusulkan kembali.” ujarnya.
(asw/pe)  

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global