Rabu, 2 September 2026

Pingin Banget Bercinta dengan 3 Pria Tampan, Wanita Ini Rela Keluarkan Rp 133 Juta

TOKYO, PE – Banyak wanita karier dengan kantong tebal di Jepang. Mereka sibuk bekerja demi uang. Namun, akibat kesibukan itu mereka tidak punya waktu bersosialisasi. Jangankan berpacaran, sekadar ngerumpi sambil minum kopi bareng teman saja tidak sempat.

Padahal, beban kerja yang tinggi membuat mereka butuh seseorang untuk melampiaskan emosi.

“Saya sedang ingin merasa berbunga-bunga,” kata Aki Nitta.

Maka, malam itu dia melangkahkan kaki ke Kabukicho, distrik lampu merah Kota Shinjuku, Prefektur Tokyo. Setelah membaca beberapa plang nama, dia kemudian masuk ke salah satu kelab malam paling populer di sana.

Segera saja, dia memilih tiga pria ganteng dan membeli sebotol sampanye. Dalam hitungan menit, Nitta dan tiga male host Kabukicho itu sudah akrab. Bagi pebisnis sukses seperti Nitta, kehadiran male host atau geisha (di awal kemunculannya, geisha adalah pria) adalah solusi.

“Pria-pria Jepang bukan tipe penyayang yang suka mengekspresikan perasaan mereka. Tapi, para host ini beda. Mereka selalu memperlakukan perempuan layaknya putri. Jadi, saya tidak peduli berapa biaya yang harus saya keluarkan asal mereka memanjakan saya,” katanya.

Dalam satu bulan, perempuan 27 tahun asal Kota Nagoya, Prefektur Aichi, itu menghabiskan uang USD 10.000 atau sekitar Rp 133,7 juta untuk “membeli” perasaan berbunga-bunga.

Ya. Tugas utama para male host itu bukanlah memberikan layanan bercinta. Mereka dibayar untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi perempuan-perempuan sukses yang kesepian itu.

Menurut Sho Takami, salah seorang pemilik kelab malam di Kabukicho, para pelanggan di kelabnya selalu orang-orang yang haus perhatian.

Karena itu, pria yang dahulu juga berprofesi geisha tersebut mengajarkan kepada seluruh host di kelabnya untuk mudah memuji.  Juga, tidak pelit mengumbar kata mesra. Dengan memberikan kepuasan batin, Takami yakin, para host akan mendapatkan kepuasan lahir berupa uang.

“Dulu, saat saya masih berusia 20 tahun, ada pelanggan yang membelikan saya Porsche,” kata Takami.

Kini pemilik kelab malam yang berusia 43 tahun itu sudah punya Rolls-Royce sendiri. Dia juga punya seorang sopir pribadi.

Tahun depan dia membuka kelab malam khusus male host di Kota Las Vegas, Clark County, Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat (AS).

“Kami mulai bekerja setelah jam kantor berakhir. Mulai menemani pelanggan minum, bercanda dan mendengarkan curhat mereka, sampai naik ke ranjang sekitar pukul 21.00. Saat hari berganti, kami bertemu pelanggan lain,” kata Takami.

Aktivitas di ranjang, menurut dia, tidak melulu bercinta Sering curhat berlanjut sampai pagi.

“Yang terpenting, dengan kehadiran kami, mereka percaya bahwa cinta itu ada,” tegasnya.

Kelab malam yang menghadirkan male host menjadi industri yang kian tumbuh subur di Jepang.

Saat ini ada sekitar 800 kelab yang menyediakan jasa geisha di seantero Negeri Sakura itu. Sebanyak 260 di antaranya terletak di Tokyo. Sebagian besar ada di Kabukicho. Jumlah itu pun dipastikan bakal terus merangkak naik. Apalagi, jumlah male host kian bertambah.

Belakangan, jumlah pelanggan kelab malam di jalanan sempit Kabukicho semakin banyak.

(AFP/SMP/any/jpnn/PE) 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam