Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Harap Pelaku UMKM Palu Manfaatkan KUR BRI dan BPD

Gubernur Sulteng H Rusdi Mastura dalam upacara HUT ke- 43 Kota Palu, Senin 27 September 2021 di Halaman Kantor Wali Kota Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALUEKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Rusdi Mastura meminta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palu segera memanfaatkan kredit yang berada di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulteng.

Ini menyusul adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dan BRI terkait rencana penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp5 Triliun. Serta penyaluran kredit dari BPD Sulteng sebesar Rp200 Miliar.

Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali perekonomian rakyat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Dalam rangka menghidupkan kembali ekonomi rakyat yang terdampak pandemi Covid-19 Pemprov sudah MoU dengan BRI terkait penyaluran dana sebesar Rp5 Triliun,”ungkap Gubernur dalam upacara peringatan HUT ke 43 Kota Palu, Senin 27 September 2021 di Halaman Kantor Wali Kota Palu.

Cudi sapaan akrab Gubernur Sulteng juga mengatakan pelaku UMKM di Palu segera memanfaatkan penyaluran pinjaman sebesar Rp20 Miliar melalui BPD Sulteng.

Sehingga dalam waktu yang cepat pelaku UMKM bisa mengembangkan kembali usahanya. Apalagi pinjaman melalui dua Perbankan tersebut,untuk pinjaman Rp100 juta tidak menggunakan agunan dan hanya dikenakan bunga 4persen.

Terkait dengan adanya rencana itu, Gubernur meminta Wali Kota Palu beserta aparatur segera mendorong masyarakat untuk memanfaatkan dana tersebut.

“Itu kira-kira untuk UKM Kota Palu. Dari hasil tanda tangan dengan BRI itu pelan-pelan disalurkan,”harapnya.

Cudi mengimbau jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah daerah menyusun konsep pendampingan bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan pinjaman tersebut. OPD nantinya diharapkan menjadi mitra pemberdayaan UMKM untuk pengembangan usaha.

“Tolong bantu UMKM dan petani kita untuk ambil kredit itu,”harapnya.

Dia menambahkan, jika pinjaman kredit itu tersalur kepada masyarakat, maka tidak akan membuat APBD Sulteng tertekan. Karena hanya 20 persen APBD yang mampu digunakan untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat.

“APBD kita hanya bisa meningkatkan 20 persen ekonomi masyarakat. Tetapi 80persen dari sektor perbankan dan swasta.

Cudi dalam kesempatan itu juga meminta semua pihak terkait untuk meluruskan niat sebagai usaha bersama meningkatkan perekonomian rakyat serta pembangunan daerah.

“Ubah pola pikir dan jangan menunda pekerjaan. Kalau ini cepat dilakukan maka masyarakat Palu bisa menyesuaikan dengan kemajuan yang ada,”demikian Cudi. (mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital