Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Terlibat Narkoba Lima Pegawai Lapas Dipecat

PALUEKSPRES, PALU – Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM Provinsi Sulawesi Tengah memecat lima pegawainya yang terlibat narkoba. Pemecatan itu dilakukan melalui upacara apel kebangsaan yang berlangsung, Rabu 6 Oktober 2021. Kelima pegawai Lapas yang dipecat tersebut berasal dari Kota Palu, Kolonodale dan Parigi. Empat orang dari pegawai Lapas dan seorang lagi dari bagian Rumah Penyitaan Barang Aset Negara (Rupbasan).

Kelima pegawai yang dipecat tersebut adalah Rafliandi, Febri Ramadhan Saputra, Tommy Heryanto, David Hasinolan Siahaan dan Rahmad Arsyad.

Kakanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi mengatakan, pemecatan tersebut adalah bentuk ketegasan Kemenkum dan HAM Sulteng memerangi penyebaran narkoba di dalam Lapas maupun di luar Lapas yang melibatkan pegawainya. Saat ini ungkap Sujandi, pihaknya tengah menggalakkan kampanye Lapas Bersinar yang merupakan akronim dari Bersih dari Narkoba.

Sujandi melanjutkan, pihaknya tidak bisa melakukan pembinaan terhadap warga Lapas jika ada oknum petugas Lapas yang terlibat memgonsumsi atau mengedarkan narkoba. Pemecatan hari ini, ungkapnya sebagai peringatan kepada petugas Lapas di seluruh Sulawesi Tengah. ”Sikap tegas ini berupa pemecatan akan dilakukan jika ada pegawainya yang terlibat kejahatan narkoba. Bahkan mereka akan dikirim ke Nusakambangan,” tegasnya kepada wartawan Rabu 6 Oktober 2021.

Pekan lalu, dua orang pegawai Lapas Kelas II Palu, ditangkap di kompleks perumahan Lapas Palu Petobo. Keduanya diringkus aparat dari Satnarkoba Polres Palu, usai menerima sabu seberat hampir 4 kilogram yang dikirim dari Parigi.

Pemecatan lima pegawai di Kemenkum dan HAM tersebut, dirangkaikan dengan apel kebangsaan, sebagai upaya Kemenkum dan HAM Sulteng mewujudkan, pemasyarakatan bersih dari narkoba (Bersinar). Apel kebangsaan ini berisi, pegiat anti narkoba, relawan anti narkoba, satgas anti narkoba, agen pemulihan anti narkoba dan tim kepatuhan internal.

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Narkotika Provinsi Sulteng Brigjend Pol Monang Situmorang, memberikan bantuan alat olahraga kepada warga binaan Lapas Palu. Sebelumnya, bersama Kakanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, Kepala Kesbangpol Sulteng Fahrudin Yambas, meninjau kerajian tangan warga pemasyarakatan di LP Petobo Kelas II Palu. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital