Sabtu, 8 Agustus 2026

Dari Tiga Nomor Final, Skuad Dayung Sulteng Gagal Sumbang Medali

Atlet dayung Sulteng di PON XX Papua. Foto: Kiriman Agus Manggona

PALUEKSPRES, PAPUA – Harapan skuad Dayung Sulteng untuk menambah torehan medali di arena Dayung Teluk Yotefa Jayapura, pupus.
Hal itu membuat jumlah medali Sulteng belum bertambah dari satu emas, tiga perak dan tiga perunggu yang diraih cabang Taekwondo, Binaraga, Dayung dan Takraw.
Dari tiga nomor dayung rowing yang masuk dalam babak final, pada Jumat 8 Oktober 2021, tak satupun bisa menyumbangkan medali bagi kontingen Sulteng.
Diawali dengan nomor M2- . Sulteng yang menurunkan atlet Marcelino Sigi dan Mirwan tak mampu mengejar kecepatan Tim Jabar, Jatim dan Papua peraih medali emas, perak dan perunggu. Tim Sulteng masuk finish diurutan kelima.Kemudian dirace 46 yang merupakann pertarungan hidup mati. Di nomor M4X ini, pelatih dayung Wahyu Aristina kembali menurunkan Rio Riski Darmawan, Ahmad Tarmizi, Riski Umar dan Moh Rhefaldi Pasaribu. Tim Sulteng mencatatkan waktu 06:12.846 detik. Sementara Jatim yang menurunkan Toni Sutisna Cs peraih emas dengan catatan waktu 06.03.608 detik. Disusul atlet DKI Jakarta peraih perak serta Sumsel peraih medali perunggu dengan catatan waktu 06: 12.508.
Sebenarnya diawal star, Rio dan kawan-kawan sempat bertengger diurutan kedua. Bahkan hingga 500 meter. Namun, 10 meter jelang finish, atlet Sumsel mampu menyalib dan meraih perunggu.
Sementara dinomor M8+ atlet Sulteng Ahmad Tarmuzi, Rio Riski Umar, Moh Rhefakdi, Mirwan, Rio Riski, Marcelino, Chandra Juan dan Wahyu Hidayat harus mengakui ketangguhan dan kecepatan atlet Jabar peraih emas dengan waktu 05 :47.262 detik. Kemudian Jatim peraih perak dengan waktu 05: 51 620 detik serta DKI Jakarta peraih medali perunggu dengan catatan waktu 05:54.907 detik. (Kiriman Agus Manggona/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital