Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pesan Kakankemenag Palu, Zakat Bukan Gaji yang Dipotong Seperti Angsuran Kredit

Kakankemenag Kota Palu Nasruddin L Midu menyampaikan arahannya saat membuka acara pembinaan ASN yang digelar oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM), MTsN 2 Kota Palu, Selasa (12/10/2021), di Aula MTsN 2 Kota Palu. Foto: Humas Kemenag

PALUEKSPRES, PALU-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu Nasruddin kembali mengajak para apartur sipil Negara (ASN) untuk menunaikan zakat profesi.
“Dalam zakat, uang kita bukan dipotong (layaknya kredit), tapi ini merupakan anjuran agama, perintah dalam Alquran, ” kata Nasruddin saat membuka acara pembinaan ASN yang digelar oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM), MTsN 2 Kota Palu, Selasa (12/10/2021), di Aula MTsN 2 Kota Palu.
Nasruddin mengatakan lewat zakat profesi, para ASN bisa mendapatkan kemashlahatan baik di dunia maupun di akhirat kelak.
“Zakat profesi Insya Allah akan menemani kita di alam barzah atau akhirat, kalau dipotong itu (seperti kredit) koperasi atau bank, dan (uang) yang dipotong itu hanya akan menjadi kotoran dan sampah, tetapi kalau kita manfaatkan melalui zakat, Insya Allah akan menemani kita sampai di akhirat kelak, ” pesan Nasruddin.
Pria yang akrab disapa Ustad Nas itu juga menekankan kedisiplinan kepada para ASN dari KKM tersebut.
“Mari kita konsisten dalam menerapkan kedisiplinan, baik itu disiplin dalam melaksanakan tugas, disiplin pada jam kerja, disiplin berpakaian, dan disiplin dalam berkomunikasi,” tandasnya.
Terkait kedisiplinan, Kakankemenag Palu itu mengungkapkan bahwa pada saat ini ASN diperhadapkan dengan peraturan pemerintah yang baru tentang disiplin ASN.
“Bila 28 hari dalam satu tahun (kalender) tidak melaksanakan tugas, yang bersangkutan terancam dipecat, oleh karena itu kami kembali mengingatkan ASN Kemenag Kota Palu agar betul-betul menjaga kedisiplinan dan kinerjanya,” ujarnya.
Hal lain yang disampaikan Nasruddin dalam kesempatan itu adalah seputar integritas, tanggung jawab, keteladanan, kode etik dan kode perilaku.
Terakhir Kakankemenag kembali mengajak pihak KKM untuk mengimplementasikan program Simpatiq (Siswa madrasah pecinta Al-quran) dan program Sehati ( Sehat, Hijau dan cantik) bagi madrasah.
“Kalau ini bisa kita terapkan, kita bisa merasakan hasil pembinaan di lingkungan madrasah Kota Palu dua sampai lima tahun kedepan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KKM MTsN 2 Kota Palu, Muh. Syamsu Nursi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini dilaksanakan untuk membangun komitmen bersama serta menyamakan persepsi dalam meningkatkan kinerja, kedisiplinan serta tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.
KKM ini sendiri terdiri dari beberapa madrasah, selain MTsN 2 adapula MTs Alkhairaat Pusat Kota Palu, MTs Alkhairaat Buluri, MTs Muhammadiyah Nunu, Mts Al-Muhajirin dan Mts DDI Ujuna yang tergabung didalamnya. (Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital