Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Buol Tidak Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

Bupati Buol Amiruddin Rauf (baju putih) berfoto bersama dengan Tim Klarifikasi KONI Sulteng, Rabu (17/11/2021). Foto: Kiriman Agus Manggona

PALUEKSPRES, BUOL– Kabupaten Buol tidak siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2022. Hal ini terungkap saat pertemuan Tim Verifikasi Faktual KONI Sulteng dengan Bupati Buol dr Amiruddin Rauf, di ruang kerjanya, Rabu (17/10/2021).
Menurut Bupati, pada prinsipnya Buol bersedia menyelenggarakan event olahraga bergengsi empat tahunan ini, namun Pemerintah Buol terkendala masalah pendanaan. Apalagi pandemi Covid -19 yang belum ada titik terang kapan akan berakhir, sehingga konsentrasi pendanaan lebih difokuskan pada persoalan tersebut.
“Jujur kami sangat bangga jadi tuan rumah Porprov 2022. Bahkan kami telah presentasi saat bidding lalu, namun kendala pendanaan yang menjadi masalah utama, karena APBD Buol sekitar Rp 50 miliar dikonsentrasikan pada penanganan Covid-19,” kata Bupati Amiruddin Rauf di hadapan Tim Verifikasi yang diketuai Ashar Yahya, Adi Malewa (Sekretaris), Sa’adon Lawira (anggota), Natsir Said (anggota), Wawan Setiawan (anggota) dan Agus Manggona (anggota).
Belum lagi tambah Bupati, terkait persoalan venue dan transportasi udara yang belum maksimal, sehingga ini akan menyulitkan kontingen kabupaten lain.
Bupati menyarankan sebaiknya Porprov 2022 mendatang, dipindahkan ke kabupaten lain yang bersedia sebagai tuan rumah atau Kota Palu yang lebih siap dari berbagai hal termasuk venue.
Ketua Tim Verivikasi Faktual Ashar Yahya menyarankan jika ini telah menjadi keputusan Bupati, maka sebaiknya Pemerintah Kabupaten Buol membuat surat pernyataan atas ketidaksiapan sebagai tuan rumah PORPROV 2022. Sehingga KONI Sulteng memiliki landasan kuat untuk memindahkan pelaksanaan Porprov.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Buol berjanji akan melayangkan surat secara resmi ke KONI Sulteng. “Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan layangkan surat ke KONI Sulteng perihal ketidaksiapan Buol sebagai tuan rumah Porprov 2022,” pungkasnya. (Humas KONI Sulteng)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital