Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Gempa Berpotensi Tsunami, Warga di Dua Kecamatan di Selayar Dievakuasi

Bangunan yang terdampak gempa magnitudo 7,5 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (14/12/2021). Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, MAKASSAR – Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami yang diakibatkan pasca-gempa dengan magnitudo (M) 7,5, yang berpusat di sekitar Larantuka, NTT.
Salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang dinyatakan berpotensi tsunami dan berstatus siaga yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Bupati Selayar Basli Ali membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut saat ini pihaknya telah mengevakuasi masyarakat di dua kecamatan yakni kecamatann Pasimarannu dan Kecamatan Passilambena ke daerah dataran tinggi.
“Di Selayar ada beberapa tempat yang terdampak cuma yang parah ini di kecamatan Pasimarannu ini alhamdulillah masyarakat sudah kita evakuasi semua untuk kedataran tinggi memang ada bangunan yang roboh tapi itu kami belum terlalu fokus disitu, kita fokus dulu menyelamatkan dulu masyarakat (evakuasi) yang kedua kecamatan Pasilambena,” ungkapnya via telepon Selasa (14/12/2021), dikutip dari Rakyatsulsel.com.

Warga masih mengungsi di lokasi pengungsian. Foto: Istimewa

Lanjut, Basli mengungkapkan salah satu kecamatan yakni Kecamatan Pasilambena yang merupakan lokasi terdekat dari titik gempa mengalami jaringan terputus, sehingga Ia memutuskan akan meninjau langsung ke lokasi tersebut.
“kecamatan pasilambena itu yang terdekat dari pusat gempa itu sama sekali belum ada info masih yang kita terima, karena jaringan telekomunikasi yang terpustus jadi kemungkinan saya akan kesana meninjau karena perjalanan itu sekitar 18 jam dari ibukota kecamatan naik kapal, tapi saya kesana tinjau langsung,” ujarnya.

Basli menambahkan untuk saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan korban jiwa akibat gempa bumi serta pihaknya akan berfokus untuk mengevakuasi dan menenangkan masyarakat.
Sementara, Sementara, Kepala Bidang Rehabilitasi dan dan Rekonstruksi BPBD Sulsel, Zubair Abdi mengatakan, masih menunggu laporan resmi dari BPBD Selayar terkait kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bumi.
“Kami menunggu hasil assesment dari BPBD Selayar. Kamibaru dikirimkan foto kerusakan sekolah yang roboh dan retak tetapi kami menunggu laporan hitungan cepatnya juga,” pungkasnya. (rakyatsulsel/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital