Sabtu, 8 Agustus 2026

110 Pengaduan Masyarakat di Sulteng Soal Pinjol

Kepala Otoritas Jasa Keuangan  (OJK)  Sulteng Gamal Abdul Kahar saat memaparkan materinya di sosialisasi dan rapat kordinasi (Rakor) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng, Selasa (18/1/2022), di Hotel Santika Palu. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU– Berdasarkan data pada Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) OJK 2021, terdapat 110 pengaduan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah terkait dengan pinjaman online (Pinjol) ilegal yang hampir semuanya menyampaikan keberatan atas penagihan debt collector penuh intimidasi dan persekusi.

“Hal tersebut tentunya harus segera diakhiri dan negara harus hadir melindungi dan menjamin keselamatan rakyatnya,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan  (OJK)  Sulteng Gamal Abdul Kahar saat memaparkan materinya di sosialisasi dan rapat kordinasi (Rakor) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng, Selasa (18/1/2022), di Hotel Santika Palu.

Gamal mengungkapkan, OJK mengapresiasi tindakan tegas yang telah dilakukan penegak hukum Kepolisian atas rangkaian kegiatan pengungkapan operasional pinjol ilegal di berbagai tempat yang sangat meresahkan masyarakat.

Begitupula keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang dibentuk dengan tujuan mewujudkan koordinasi yang efektif antarlembaga pengawas di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi dengan aparat penegak hukum, regulator, dan kementerian/lembaga lainnya. Di tingkat pusat, keanggotaan Satgas Waspada Investasi terdiri dari 12 kementerian/lembaga, sedangkan di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, keanggotaan dalam bentuk tim kerja terdiri dari 10 lembaga/organisasi perangkat daerah.

Dalam pelaksanaan tugasnya kata Gamal, Satgas Waspada Investasi memiliki peran vital dalam pencegahan dan penanganan permasalahan aktual dalam lingkup penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.  Di antaranya, permasalahan terkait investasi ilegal, pinjaman online (pinjol) ilegal, koperasi ilegal, penyelenggara perjalanan ibadah umroh ilegal, penipuan cryptocurrency, perdaganan komoditas dan forex ilegal, dan lain sebagainya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital