Minggu, 9 Agustus 2026

Kenapa Sriwijaya FC Akan Sulit Boyong Maitimo?

Sriwijaya FC
Sriwijaya FC

PALEMBANG, PE – Rencana Sriwijaya FC untuk memboyong Raphael Maitimo agaknya sulit terlaksana. Hal itu dilatari status Maitimo yang masih terikat kontrak dengan PSM.

Laskar Wong Kito -sebutan Sriwijaya FC- memang memasukan Maitimo dan pemain Arema FC, Saiful Indra Cahya, ke skuad Widodo Cahyono Putro musim 2017 mengundang reaksi dari suporter Sriwijaya. Salah satunya kelompok suporter Sriwijaya Mania (S-Man), yang mendukung penuh wacana ini.

Bahkan kelompok suporter dengan dominasi warna kuning ini, inginkan manajemen Sriwijaya FC segera cepat merealisasikan wacana tersebut. Artinya bukan hanya wacana, atau bidik-bidikan semata tapi langsung dikontrak.

“Harapan kami, manajemen bisa cepat komunikasi dengan dua pemain ini. Karena Maitimo dan Saiful, menurut kami pilihan tepat untuk direkrut musim ini. Lengah sedikit, pemain ini bisa digondol tim lain,” tutur Eddy saat dibincangi kemarin (4/3).

Wajar jika suporter was-was. Jika menengok kebelakang, beberapa keinginan manajemen Sriwijaya FC dalam perekrutan pemain musim ini sering gagal. Sebut saja, pemain incaran musim lalu seperti Risky Pora, Bayu Pradana, Alfarizi, Hamka Hamzah, hingga Irfan Bachdim, yang gagal dibawa ke Bumi Sriwijaya.

Alasan lain, suporter mendukung dua pemain ini kembali berlabuh yakni pengalaman bertanding mereka. Maitimo dan Saiful punya pengalaman bermain di Sriwijaya FC. Artinya dua pemain ini punya kans besar, tidak akan lama beradaptasi dengan gaya permainan tim kebesaran Sumsel.

“Maitimo meskipun pemain posisi asli gelandang bertahan, tetapi dia pintar mengatur ritme. Seperti gaya pemainan Ponaryo Astaman, itu yang saya kami suka. Kalau Saiful Indra memang sudah terbukti dimusim 2015 lalu. Dia memang bek muda berbakat,” tuturnya.

Sementara itu, sekertaris tim sriwijaya FC Ahmad Haris mengatakan belum ada keputusan resmi terkait keinginan tim merekrut Maitimo. Sriwijaya FC beralasan masih menghormati tim lama Maitimo yakni PSM Makasar yang sudah melakukan jalinan pra kontrak dengan pemain Naturalisasi itu.

“Yah, meski secara skil dia baik, tetapi Sriwijaya FC tidak muingkin merekrut pemain yang sudah kontrak. Jadi kami masih memikirkan, kemungkin rekrutan ini,”tuturnya.

(cj11/nan/ira/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital