Sabtu, 12 September 2026

Nobar Silat Tani, Stafsus Erik Tamalagi Bilang Kementan Luncurkan Program Petani Milineal

Silat Tani - Film Dokumenter
Silat Tani - Film Dokumenter

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu menggelar nonton bareng dan diskusi film dokumenter Silat Tani di Nemu Buku, Jalan Tanjung Tururuka, Sabtu (15/10/2022) malam. Nobar dan diskusi ini dihadiri Staf Khusus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi.

Pada kesempatan itu, Erik Tamalagi – begitu Stafsus Menteri Syahrul Yasin Limpo ini disapa – menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian Republik Indonesia meluncurkan program Petani milenial. Di mana 1000 petani milineal dikumpulkan di Makassar saban Senin – Jumat. Mereka dikenalkan berbagai varietas komoditas, membuat proposal, dan mengenalkan teknologi pertanian terbaru.

Ia mengatakan, bagus apa yang diingatkan Farid Gaban dan kawan-kawan dalam film dokumenter Silat Tani, bahwa 40 tahun lagi kita tidak punya petani.

“Dan ini langsung ditindaklanjuti kementerian pertanian dengan menggelontorkan program petani milenial,” kata kak Erik sapaan akrabnya.

Erik Talamagi membeberkan, Kementerian Pertanian memiliki lima cara bertindak, peningkatan kapasitas produksi, diversivikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistim logistik pangan, pengembangan pertanian modern dan gerakan tiga kali ekspor.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sendiri, kata dia, bahkan menugaskan jajarannya untuk menjalin kerjasama dengan fakultas pertanian dimanapun. Sebab menjadi pelampung Perekomian Indonesia adalah pertanian dan pahlawan sebenarnya petani.

“Sehingga jajaran Kementerian setiap akhir pekan turun ke lapangan lihat langsung apa yang terjadi. Jadi Pertanian itu agriculture, jadi jangan hanya agrinya diperhatikan , tapi culturenya,” ungkapnya.

Pegiat agraria Eva Bande sendiri menyoroti lahan pertanian Indonesia setiap tahunnya mengalami penyusutan.

“Ini ancaman besar bagi dunia pertanian,” kata Eva Bande yang baru saja mendapat anugerah pahlawan agraria pada Hari Tani Nasional.

Menurut data BPS, kata Eva, penyusutan luas lahan pertanian itu tidak main-main. Hasil riset ikatan mahasiswa perencanaan, Indonesia mengalami penyusutan seluas 668.145 hektare.

Data lainnya kata Eva, data BPS Sulteng 2013- 2015 bila dilihat rentang waktunya 2013 luas sawah 146.721 Ha, terus mengalami penyusutan hingga 2015 seluas 126 Ha.

Disandingkan data wahana lingkungan hidup (WALHI), menurut Eva, dari luas daratan Sulteng 6,533 juta ha, lalu pemerintah menerbitkan izin usaha pertambangan 1.889 juta ha atau 39 persen, perkebunan sawit 11,14 persen atau 700 ha kawasan hutan 4 juta, maka justru lahan Sulteng defisit 126.000 hektare.

“Masa depan pertanian Sulteng ngeri,” kata peraih Yap Thiam Hien Award (YTHA) 2018 yang juga hadir pada pemutaran film dokumenter Silat Tani ini.

Ini artinya, kata dia, petani-petani kita masih dalam kawasan klaim hutan negara, sehingga area garapan masyarakat dalam klaim hutan negara, tidak dianggap sebagai kawasan pertanian.

“Intevensi negara lewat program tidak akan terjadi, sebab masih dalam status hutan negara,” ucapnya.

Ia mengatakan, data BPS 0,3 persen petani kita memiliki pendidikan rendah dan rata-rata berumur 40 tahun ke atas.

“Lalu dimana mahasiswa pertanian ribuan tahun itu,” tanya Eva. Jawabnya, Ia disedot sektor lain tidak kembali ke kampungnya.

Eva juga menyoroti panjangnya distribusi pangan petani mulai dari penadah, penggilingan, pasar induk, jatuhnya ke konsumen mahal.

“Maka mata rantai distribusinya harus diputus, mendekatkan produsen dengan konsumen,” pungkasnya.

Direktur Yayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Dodi Moidady menilai dari film dokumenter Silat Tani, petani itu produsen, tapi keuntungannya 30 persen, 70 persen keuntungannya rantai distribusi panjang.

Dia menyebutkan, dari tayangan film dokumenter Silat Tani itu juga banyak menggambarkan permasalahan dihadapi petani di Jawa , tentu konteksnya berbeda dengan petani ada di Timur berlawanan dengan taman nasioal, industri ekstraktif seperti pertambangan perkebunan sawit dan proyek strategis nasional.

Olehnya kata dia, penting pemerintah serius melihat problem-problem dihadapi petani tidak hanya terima bantuan dari pemerintah , ada masalah serius yakni kepastian hak penguasaan lahan.

“Sebab petani kita sulit sekali mendapat kepastian hak penguasaan lahan,” pungkasnya.

Film dokumenter Silat Tani ini disutradarai oleh Dandy Dwi Laksono dengan durasi tayang 70 menit menggambarkan kondisi petani di Wonosobo, Wadas yang terancam hadirnya perusahaan-perusahaan.

Sekretaris AJI Palu, Kartini Naiggolan mengatakan, nonton bareng dan diskusi adalah cara AJI Palu mengidentifikasi hal-hal mendasar dalam dunia pertanian di Sulawesi tengah.

“Konten film Silat Tani sangat memiliki keterkaitan dengan kondisi petani di daerah ini,” pungkasnya. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam