Jakarta, PaluEkspres.com — Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) menegaskan bahwa pemerintah terus membuka ruang bagi masyarakat untuk turut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memastikan solidaritas dan kehadiran negara bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal tersebut disampaikan Kepala Bakom RI Muhammad Qodari saat mengunjungi dan berdialog dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pasar Rakyat Jagakarsa, Jakarta, Selasa (18/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan momentum perayaan kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk terus menggerakkan aktivitas ekonomi.
“Kita tetap berempati dan memberikan dukungan dan bantuan yang bisa kita lakukan untuk saudara-saudara kita di NTT. Tetapi pada saat yang bersamaan, kita juga sambil mengedepankan empati, merasakan dan memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-81, supaya Indonesia semakin semangat, semakin maju,” kata Qodari.
Di tengah perayaan kemerdekaan, Qodari menegaskan bahwa pemerintah konsisten menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di NTT, khususnya di Flores.
Pemerintah pun telah memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak terus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
“Kami menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas bencana gempa bumi di NTT, khususnya di Flores. Pemerintah telah bergerak dengan cepat pada hari kejadian, langsung mengirimkan bantuan serta menugaskan menteri-menteri dan wakil menteri untuk segera ke lokasi dan melakukan koordinasi,” katanya.
Tahap Penanganan Bencana
Qodari menjelaskan, penanganan bencana dilakukan melalui dua tahapan utama, yakni tanggap darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pada tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penanganan korban sekaligus pemulihan infrastruktur dan fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat, termasuk telekomunikasi dan transportasi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, pemerintah berharap peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus mendorong masyarakat dan Indonesia untuk terus bergerak maju.
Di Pasar Rakyat tersebut, Qodari juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan di Pasar Rakyat Jagakarsa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, misalnya Wali Kota Jakarta Selatan, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, serta RT/RW. Ini kolaborasi yang sangat baik dari semua pihak, sehingga acara bisa terselenggara dari tadi pagi sampai nanti sore,” ujar Qodari.
Menurutnya, semangat kolaborasi dan gotong royong tersebut merupakan bagian penting dari perayaan kemerdekaan.






