Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Idham Chalid: Muswil KKSS Sulteng Kedepankan Filosofi Sipakalebbi

Idham Chalid: Muswil KKSS Sulteng Kedepankan Filosofi Sipakalebbi
Rapat panitia pra Muswil IV BPW KKSS Sulteng, Rabu (26/10/2022) di Silae Convention Hall Palu. Foto: Abidin/PE

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Tengah memiliki harapan musyawarah wilayah (Muswil) yang menjadi wadah untuk melahirkan ketua, tidak menimbulkan perpecahan  internal.

Harapan itu disampaikan Ketua Steering Committee, Dr. Idham Chalid, SH, MH  pada Rapat Panitia Musyawarah Wilayah IV  BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulteng, Rabu (26/10/2022), di Silae Convention Hall Palu.

Mantan ketua KKSS Provinsi Sulteng itu menyampaikan harapan muswil yang melahirkan ketua tanpa perpecahan  bisa terwujud, kalau filosofi budaya  Siapakatuo, Sipakalebbi, Sipakainge  ( sikap saling menghormati atau menghargai, saling menasehati atau mengingatkan, dan saling memuliakan) tetap dijunjung tinggi warga KKSS.

Baca juga: KKSS Parimo Beri Bantuan 1,1 Ton Beras kepada Korban Gempa Majene, Sulbar

Sebab, belajar dari pengalaman sebelumnya,  beberapa kegiatan muswil KKSS  selalu berujung perpecahan.

“Ada tradisi di KKSS ini dan mudah- mudahan tidak berkembang, ikut berkompetisi, hasil kompetesi itu pecah dua. Ini saya bercerita, sudah beberapa kali kita muswil, pasti begitu. Ada yang tidak mau terima,” kata mantan Dekan Fakultas Hukum Untad itu.

Penyebabnya, semangat Sipakatuo, Sipakalebbi, dan Sipakainge, tidak terpatri pada jiwa masing-masing warga KKSS yang ikut berkompetisi. Saingannya dalam kompetisi tersebut dianggapnya lawan, bukan saudara sendiri. Sehingga, tercipta kondisi bahwa  saingan dalam Muswil adalah lawan yang harus dikalahkan, bagaimanpun itu caranya.

Baca juga: Sattar Taba Minta KKSS Nobar Film Anak Muda Palsu

Filosopi budaya Sipakatuo, Sipakalebbi, dan Sipakainge  (3 S) yang sudah jadi turun temurun ditanamkan bagi warga KKSS, luntur hanya karena syahwat kompetisi.

Lebih ironis lagi, jika ada perseteruan di daerah, pimpinan pusat ikut terlibat. Filosofi 3 S itu jadinya simbolik semata. Sulit dilaksanakan dalam praktik keseharian.   

“Belum pernah ada muswil KKSS yang tidak ribut. Kata-kata filosopi tadi itu ibarat sajak yang nyaring kedengaran, tapi praktiknya itu susah,” kata Idham Halik.

Ia menambahkan, belajar dari pengalam tersebut, warga KKSS di Sulawesi Tengah tak ingin mengulang keselahan tersebut. Dalam persfektif Idham Chalid, ia menganggap perpecahan hasil muswil sebagai kecelakan sejarah.

Sehingga, ia berharap seandainya Muswil nantinya melahirkan ketua berdasarkan hasil musyawarah, maka jadi sejarah baru bagi warga KKSS Provinsi Sulawesi Tengah dan akan tercatat sebagai tinta emas.

“Andaikata Muswil nanti hasilnya musyawarah, kenapa tidak. Itu jauh lebih bagus,” ujarnya.

“Kalau kita telusuri pemilihan pemimpin di Bugis Makassar, Mandar dan Toraja dahulu kala yang kita agung-agungkan ini, semua terpilih melalui musyawarah, tidak dipilih. Mengapa itu tidak menjadi semangat kita dalam ber-KKSS,” tambahnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital