Seorang warga asal Desa Onepute Jaya dilaporkan terjatuh ke laut saat sedang memancing di perairan Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali pada Kamis (8/12/2022). Informasi tersebut diterima pihak Basarnas Palu pada Ahad siang (11/12/2022) dari Muliadi.
Dari keterangan pelapor diketahui indentitas korban bernama Abdi Rasyad (45) warga Desa Onepute Jaya yang kesehariannya sebagai buruh bangunan.
Baca juga : Basarnas Palu Gelar Rakor Mantapkan Sinergitas dengan Potensi SAR
Adapun kronologisnya, pada Ahad (8/12/2022) pukul 15.00 Wita, salah satu saksi mata bernama Abdul Tait melihat dari kejauhan perahu dan seorang yang sedang berdiri di bagian depan perahu. Tidak lama saksi melihat korban terjatuh dan sempat melihat tangan korban sebelum akhirnya tenggelam. Diperkirakan korban tenggelam pada kedalaman 60 meter.
Ia pun kemudian melaporkan hal tersebut ke aparat desa dan warga setempat untuk selanjutnya sama-sama melakukan pencarian di titik korban terjatuh, namun hingga kini korban belum juga ditemukan.
Terkait laporan tersebut tim rescue Unit Siaga SAR Morowali langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.
Baca juga : Ini Kata Basarnas Soal Pencarian 4 Korban Banjir Torue Parimo Hari Kedua
“Satu tim rescue yang berjumlah empat orang telah diberangkatkan ke lokasi dengan membawa perahu karet dan peralatan pendukung lainnya, harapan saya semoga cuaca mendukung dan korban segera ditemukan,” ucap Andrias Hendrik Johannes selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi SRU menjadi 2. Sru 1 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet dan Sru 2 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu nelayan.
Baca juga : Basarnas Diusulkan Latih Relawan di Daerah Rawan Gempa Besar
Pencarian dilakukan hingga sore pukul 17.30 Wita dengan hasil pencarian masih nihil. Selanjutnya pencarian dilanjutkan lagi pada Senin pagi (12/12) pukul 07.00 Wita.
Tim SAR cari warga Onepute Jaya tersebut terdiri dari tim rescue Unit Siaga SAR Morowali, Babinsa, Babinkamtibmas, aparat desa dan masyarakat setempat. (bid/paluekspres)





