Selasa, 29 September 2026
Daerah  

Parimo Akan Gelar Gebyar UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Parimo, Sofiana./Foto - Aswadin/PE

Parimo akan gelar gebyar UMKM. Pemkab Parigi Moutong melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan akan menggelar Gebyar UMKM tahun ini. Tujuannya mempromosikan hasil produksi pelaku UMKM di daerah tersebut.

Baca juga : 42 UMKM Parimo Terima Bantuan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana mengatakan, tujuan Gebyar UMKM itu mempromosikan hasil produksi pelaku usaha di daerah ini.

Menurut Sofiana akan ada beberapa kegiatan pada Gebyar UMKM. Di antaranya, pameran hasil produksi, pelatihan bagi para pelaku usaha, dan seminar.

Baca juga : pengusaha-muda-harus-kreatif-dalam-promosi-dan-pemasaran

Menurut Sofiana pihaknya akan mendatangkan lembaga pelatihan yang berkompeten untuk memberikan pelatihan terhadap pelaku usaha.

Kata dia, beberapa UMKM sudah berkembang yakni, UMKM gula semut di Kecamatan Palasa, bawang goreng di Bantaya, dan produk olahan kelor di Desa Lobu.

Baca juga : kadis-koperasi-resmikan-pertashop-pertama-di-parimo

Semua produk hasil produksi UMKM ini telah menembus pasar nasional.”Bahkan ada yang sudah menjalin kerjasama dengan negara luar,” ujarnya di Parigi, Senin (2/1/2023).

Tahun ini juga instansinya menargetkan akan membangun tiga rumah produksi tahun 2023.

Pendirian rumah produksi rencananya di tiga lokasi. Yakni, di Desa Lobu, Kecamatan Parigi Barat, Kecamatan Palasa, dan Kelurahan Bantaya Kecamatan Parigi.

Baca juga : gebyar-paud-di-parimo-dimeriahkan-ribuan-siswa

“Jadi, untuk Desa Lobu rumah produksi kelor, Kecamatan Palasa rumah produksi gula semut, Kelurahan Bantaya rumah produksi bawang goreng,” Kata Sofiana.

Menurutnya, salah satu rumah produksi di kelurahan Bantaya ini telah memproduksi ole ole khas Parigi Moutong, yakni peyek bayam, sambal ikan roa, tortila, manisan pepaya, saraba instan, dan kacang pedas manis.

“Selain itu, tahun 2023 saya target pengembangan 100 kelompok UMKM,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan menggandeng beberapa instansi terkait lain.

Menurut Sofiana ini merupakan keinginan bupati. Karena, salah satu faktor kemajuan daerah dapat dinilai dari perkembangan UMKM itu sendiri.

Karena menurutnya, makin banyak UMKM berkembang, daerah tersebut akan terkenal dan maju. (asw/PaluEkspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.