Rabu, 12 Agustus 2026

Sulawesi Tengah Diharap Berbenah

Sulawesi Tengah Diharap Berbenah
Sulawesi Tengah Diharap Berbenah. Dr Hasanuddin Atjo/ Foto: istimewa

Inovasi Salah Satu Kunci Kemajuan Daerah

Oleh, Dr Hasanuddin Atjo

Pemerintah daerah maupun desa diminta agar lebih kreatif, melalui sejumlah gagasan baru (inovasi) dengan harapan bisa mendorong peningkatan kesejahteraan dan daya saing daerah dan desanya.

Inovasi secara sederhana dapat diartikan sebuah cara atau metoda yang lebih baik dari sebelumnya dalam hal ini lebih cepat, mudah dan lebih murah sehingga tujuan efisiensi dan efektifitas tercapai.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 menetapkan inovasi Daerah terdiri dari 3 bentuk yaitu: berkaitan (a)Tatakelola Pemerintah Daerah; (b) Pelayanan publik, (c) Inovasi lainnya yang sesuai urusan Pemerintah.

Ketiga inovasi itu harus memenuhi asas efisien, efektif, dan perbaikan pelayanan. Tidak timbulkan konflik kepentingan, terbuka, berorientasi kepentingan umum, memenuhi nilai kepatutan, dan bisa dipertanggung jawabkan.

Lomba inovasi daerah dengan tiga kategori itu diselenggarakan setiap tahunnya, didasarkan Permendagri nomor 104 /2018 tentang penilaian dan pemberian penghargaan dan insentif lomba inovasi daerah dan lomba ini dikenal dengan istilah IGA Innovative Government Award.

Dalam lomba inovasi daerah pada tahun 2022, untuk kategori Provinsi terinovatif dimenangkan Provinsi Jawa Timur, diikuti Jawa Tengah, Sumatera Selatan,Jawa Barat, NTB, Sumatera Barat, dan Provinsi Bali.

Kategori Kabupaten terinovatif adalah Kabupaten Banyuwangi, Bogor, Wonogiri, Tabalong, Sragen, Temanggung, Situbondo, Padang Pariaman, Indragiri Hilir, Hulu Sungai Selatan, Pamekasan, dan Kabupaten Tanggamus.

Selanjutnya kota terinovatif adalah kota Mojokerto, diikuti Pekanbaru, kemudian kota Surabaya, Bekasi, Cimahi, Mataram, Semarang, Padang Panjang, Jambi, Bengkulu, Serang, dan Kota Sukabumi.

Provinsi Sulawesi Tengah dalam lomba inovasi daerah itu berada di kelompok klasemen terakhir yaitu antara peringkat ke 29 dan ke 34.
Kondisi Ini tentunya menjadi koreksi dan catatan pemerintah daerah.

Indikator yang dipakai didalam penilaian itu antara lain agregat dari inovasi baru yang dihasilkan pemerintah daerah berdasarkan PP nomor 38 tahun 2017 dan Permendagri nomor 104 tahun 2018.

Oleh karena itu peringkat daerah dalam lomba inovasi bisa menjadi ukuran bagaimana kreatifitas dan produktifitas dari OPD, Organisasi Perangkat Daerah menghasilkan inovasi inovasi berkaitan tatakelola, pelayanan dan inovasi lainnya yang berhubungan dengan TUSI OPD

Sejumlah inovasi yang harus jadi prioritas dan diseriusi antara lain Pertama ,tatakelola yang berkaitan dengan perencanaan, rekruitmen dan pengembangan SDM, Aset serta tatakelola keuangan yang kesemuanya tentunya berbasis digitalisasi.

Inovasi perencanaan menjadi kunci utama yang harus dibenahi, diberi perhatian. Dan ini hal ini tidak lepas dari Komitmen kepala daerah dan perangkat daerah terkait, antara lain Bappeda, Brida, BPKAD dan Bappenda.

Kedua, bahwa inovasi pelayanan juga tidak kalah pentingnya antara lain dibidang kesehatan, perizinan yang masih sering terlihat lamban dan masih birokrasi, juga dinilai menghambat kinerja kesehatan dan laju investasi.

Ketiga, inovasi lainnya berkaitan dengan tugas Pemerintah harus didorong antara lain berkaitan dengan upaya mengurangi angka kemiskinan, stunting dan daerah rawan pangan yang kesemuanya berbasis digitalisasi.

Harus diakui bahwa beberapa OPD telah menghasilkan inovasi tertentu namun secara agregat jumlahnya tergolong kecil dibanding dengan daerah lainnya. Dan kondisi ini tentunya harus diseriusi oleh OPD Brida, Badan Riset Inovasi Daerah.

Peran Sekretaris Daerah sebagai administrator dinilai penting dan strategis didalam mengawal dan mengendalikan proses ini guna menghasilkan perencanaan dan implementasi yang terukur. Ini juga dinilai madih menjadi salah satu tantangan.

Saatnya pengukuran kinerja OPD salah satunya dikaitkan dengan priduktifitas menghasilkan inovasi berhubungan dengan TUSI nya. Reward berupa insentif anggaran dan punishmen dapat diterapkan untuk memberi motivasi.***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia