Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Duh Dosen USU Ini Ngaku Bisa Bicara dengan Roh Nabi, Berikut Riwayat Pendidikannya

MATARAM, PE – Nama Sabar Nababan Sabar mendadak jadi buah bibir. Ada yang merasa jengkel dan mencaci makinya di facebook, ada juga yang menjadikannya bahan lelucon.

Hal ini lantaran Sabar dengan beraninya memproklamirkan agama baru yang didirikannya sendiri. Agama itu bernama Angkasa Nauli.

Lalu seperti apa sosok Sabar Nababan dalam keseharian dan sesungguhnya?

Penampilan Sabar, tergolong santai, berjenggot dan rambut dicukur pendek. Dua tangannya dilingkari jam dan gelang emas. Sebagai pendiri agama baru, tidak ada yang mencolok dari sosoknya.

Saat ditemui di ruang dosen Fakultas Teknik, Universitas Mataram, ia nampak semangat menjawab setiap pertanyaan, bahkan bersikap cukup ramah.

Pria batak kelahiran 13 Juli 1971 Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, ini bicara blak-blakan dengan logat khas batak.

Seperti tidak ada yang ganjil, Ia tampak biasa saja dengan sesama rekan dosen di kampusnya. Bahka ia nampak sangat akrab, tertawa dan membicarakan banyak hal.

Saat ditemui, ia baru saja selesai mengajar mata kuliah Matematika Lanjut dan rangka listrik kepada mahasiswanya.

Ia sudah mengajar di Unram sejak Maret 2000, dan menempuh pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada jurusan teknik elektro, kemudian kembali mengajar di Unram pada Februari 2002.

Ia sempat belajar S3 di Thailand tapi gagal sampai akhir. Ia mengaku kegagalan itu disebabkan karena terus menerus diganggu roh-roh.

”Saya 39 bertarung dengan roh, dan mengalahkan tiga roh terbaik dunia,” kata alumni Universitas Sumatera Utara ini.

Sabar Nababan menuturkan, latar belakang pendirian agama Angkasa Nauli adalah karena ia merasa bisa bicara dengan para roh, termasuk roh tuhan.

Mulai dari roh Tuhan Jahowa, Tuhan Allah kristen, roh kudus, Nabi Muhammad, dewa-dewa hingga setan dan iblis.
Ia bisa bicara jarak jauh di dalam hati, sehingga ia tidak perlu komat-kamit bicara dengan mereka.

Menurutnya, banyak dogma dalam agama Kristen protestan yang salah, sehingga ia mengusulkan hal itu melalui buku berjudul “Bicara dengan Tuhan, Nabi dan arwah” kemudian dikirim ke petinggi-petinggi gereja di seluruh Indonesia.

Tapi tidak ada yang menanggapi, akhirnya ia publikasikan ke facebook baru kemudian banyak yang menanggapi, dan menghujat dirinya.

Terakhir pada hari Jumat tanggal 17 Maret lalu, ia berdebat dengan Pendeta HKBP Binsar Olan Nababan. Pendeta itu memintanya tidak mengobok-obok dogma agama Kristen.

Jika punya keyakinan, ia diminta keluar dari agama Kristen Protestan dan membuat agama sendiri. Sebab jika tetap melakukannya maka akan diancam dengan penistaan agama.

Kemudian ia merenungi hal itu, kemudian ia mengaku berkonsultasi ke Tuhan Jahowa sekitar setengah jam, dan mendapat ilham untuk mendirikan agama baru.

”Makanya langsung saya deklarasikan itu, hari itu,” katanya.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital