Minggu, 9 Agustus 2026

Wisata Bangkai Kapal Titanic Bakal Dibuka, Tarifnya…

JAKARTA, PE – Kapal pesiar Titanic pernah menajadi simbol kemewahan di tahun 1912. Hebatnya, setelah 90 tahun kemudian, nilainya tidak beda jauh.

Namun yang membedakan, bila puluhan tahun lalu kapal Titanic berada di atas laut, sekarang berada di laut dalam.

Perusahaan perjalanan Blue Marble Private asal Inggris mulai membuka pendaftaran untuk perjalanan melihat bangkai Titanic.

Tenang itu masih tahun depan, tepatnya Mei 2018. Namun, mereka sudah mulai mengenalkan perjalanan itu sejak sekarang.

Reruntuhan kapal abad ke-20 itu memang masih ada di kedalaman laut sejak Robert Ballard dan timnya berhasil menemukan bangkai RMS Titanic 32 tahun yang lalu.

Tetapi, kesempatan untuk melihat Titanic bisa saja terbatas.

Pasalnya, dari studi yang dihelat pada 2016, ditemukan bakteri ekstrim yang bisa memakan habis bangkai kapal dalam waktu 15-20 tahun mendatang.

Lantas berapa harga yang dipasang untuk perjalanan itu?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, nilainya tidak murah. Per orang, Blue Marble Private mematok harga Rp 1,4 miliar!

Dari banderol harga sebesar itu, wisatawan nantinya akan menghabiskan waktu delapan hari perjalanan yang dimulai dari Newfoundland, Kanada.

Puncaknya adalah mengunjungi Titanic yang berada di dalam Samudera Atlantik dengan naik kapal selam yang terbuat dari titanium dan fiber karbon.

Tetapi jangan salah, meski banderolnya selangit, grup perjalanan pertama sudah full booked. Alias sold out.

Blue Marble Private pun menyebut kalau harga itu sebenarnya tidak mahal-mahal amat.

”Harga kami setara dengan tiket kelas satu Titanic pada 1912, setelah dihitung dengan inflasi, yang berbenderol Rp 57 juta,” kata biro perjalanan itu dalam rilis resminya.

Jadi, apa yang ditawarkan mereka? Klien nanti disebut sebagai Mission Specialist dan bakal belajar menjadi bagian dari tim ekspedisi.

Selama perjalanan, mereka akan naik yatch mewah dan berkesempatan untuk menyelam tiga hari dengan waktu penyelaman sampai tiga jam per sesi.

Wisatawan juga akan bekesempatan mengunjungi titik-titik unik di Titanic selama tiga jam.

”Kami akan membawa Anda ke deck, jembatan, dan lobi utama kapal,” kata Elizabeth Ellis, founder Blue Marble Private.

”Saat menyelam, Anda juga bisa membawa scanner 3D dan 2D untuk menemukan benda-benda lain di dalam Titanic. Ini bakal menjadi pengalaman tak terlupakan,” sambung Ellis.

(CNN/Jpg/fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital