Sabtu, 8 Agustus 2026

KPU Sulteng Gelar ToT, Penguatan Posisi Komunikasi Pemerintah dengan Masyarakat

ToT Fasilitasi Kehumasan Provinsi Sulawesi Tengah dengan Stakeholder dan Instansi Terkait yang digelar KPU Sulteng dalam rangka pengembangan Kehumasan, Kamis (30/5/2024), di Swiss Belthotel Palu. Foto: Abidin

Palu, PaluEkspres.com – KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan Training of Trainer (ToT) atau pelatihan bagi pelatih, Kamis (30/5/2024), di Hotel Swiss Belthotel Palu.

Pelatihan ToT yang bertujuan memberi penguatan pada fungsi kehumasan, menghadirkan Drs. Tasrief Siara, M.Si., selaku pemateri.

Pelatihan ini diikuti puluhan staf Kehumasan dari KPU kabupaten/kota serta berbagai stakeholder di Sulawesi Tengah. Di antaranya, dari unsur kehumasan Forkopimda, unsur TNI, Danlanal, Polda Sulteng, Kominfo, Untad dan beberapa stakeholder lainnya.

Korordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Nisbah,  saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan ToT menjelaskan, KPU Sulteng menggelar kegiatan ToT ini adalah untuk membangun hubungan kerjasama dalam rangka memperkuat posisi KPU sebagai penyelenggara pemilu. 

Pada pelaksanaan tahapan Pemilu 2024, yaitu pada tahapan calon anggota DPRD dan calon peseorangan, KPU Sulteng juga telah melaksanakan serangkaian proses kegiatan kehumasan untuk menyampaikan kegiatan atau informasi yang dilaksanakan dalam kelembagaan KPU.

“Jadi kegiatan training of trainers ini adalah sebuah kegiatan lanjutan yang dilaksanakan pada saat pemilu. Karena saat ini sudah memasuki tahapan Pilkada atau pemilihan untuk provinsi dengan istilah pemilihan gubernur, maka dalam proses dimulainya tahapan pemilihan itu, kita penting menegaskan bagaimana fungsi kehumasan itu berjalan dalam kelembagaan KPU,” ujarnya. 

Menurutnya, fungsi kehumasan sebenarnya tidak hanya sekedar menjadi sebuah kebijakan untuk menyampaikan informasi kelembagaan khususnya tahapan pemilihan.  Tetapi juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai substansi informasi yang akan disampaikan.

“Tidak hanya kepada stakeholder tapi yang paling penting adalah bagaimana informasi itu diterima masyarakat terkait pemilihan atau Pilkada,” ujarnya.

Mengapa hal itu penting? dalam konteks Pilgub, masyarakat perlu mengetahui secara luas apa yang dilakukan KPU dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dan itu sifatnya wajib. Hal itu sebagai bentuk transparansi karena pemilihan atau Pilkada itu sendiri merupakan pesta yang menjadi kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

“Jadi KPU sebagai penyelenggaran bertindak memfasilitasi seluruh informasi yang bersifat teknis di dalam kegiatan pemilihan gubernur,” ujarnya.

Untuk itu kata Nisbah, dalam rangka memasuki tahapan yang sudah dilaksanakan, penting bagi KPU untuk memperkuat aspek kehumasan ini melalui penyampaian informasi mengenai kegiatan tahapan pemilihan yang sedang berlangsung.

Transformasi informasi ini bukan hanya berlangsung satu arah, melainkan harus terjadi dua arah. Demikian juga bagaimana informasi diolah pada komponen stakeholder tadi itu menjadi masukan untuk memperkuat pelaksanaan tahapan yang sedang dilaksanakan oleh KPU. (bid/paluekpsres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital