Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Fotradnas ke-XIII 2024 Berakhir, Kontingen Sulawesi Tengah Masuk Delapan Besar

Perwakilan kontingen Sulteng saat menerima penghargaan di Fotradnas ke-XIII di Parimo.(Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parigi Moutong, PaluEkspres.com – Setelah bertanding dengan 12 Provinsi di Indonesia pada Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Fotradnas) ke XIII tahun 2024, tim Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil meraih juara terbaik delapan.

“Semua tim tampil bagus. Sehingga, dewan juri kebingungan untuk menentukan penilaianya,” kata Sekretaris Deputi 3 Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Aris Subiyono saat menutup secara resmi Fotradnas ke – XIII di Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (12/7/2024) malam

Pada kesempatan itu, Aris Subiyono menyampaikan amanat dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), terkait Peraturan Presiden Nomor : 86 tahun 2022, tentang olahraga.

Dimana dalam amanat tersebut kata dia, disampaikan bahwa ada tiga pilar, diantaranya olahraga prestasi, olahraga pendidikan, dan olahraga masyarakat.

“Dan didalam olahraga masyarakat ada olahraga tradisional,” ujarnya.

Sehingga, olahraga tradisional merupakan salah satu upaya pihaknya mengajak seluruh masyarakat berolahraga demi menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Ia menjelasakan, bahwa data terakhir Fotradnas yang dilaksanakan dilevel kabupaten/kota realisasinya baru sekitar 10 persen dari 500 lebih kabupaten/kota di Indonesia.

“Jadi dalam setahun sekitar 50 sekian kabupaten yang sudah melaksanakan. Target kita sebetulnya sampai di 50 persen pada tahun 2029 nanti,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dengan adanya festival olaharaga tradisional ditingkat nasional ini, tentunya akan menjadi inspirasi kepada daerah untuk mengadakan Fotradnas tingkat kabupaten/kota, kemudian tingkat Provinsi hingga ke tingkat nasional.

Selain itu kata dia, kegiatan yang dilakukan dalam rangka pengembangan olahraga tradisional pada tahun genap ini adalah, Fotradnas seperti saat ini.

“Dan ini salah satu upaya untuk menggali olahraga tradisional yang ada di masyarakat. Jadi sifatnya lebih kepada penggalian olahraga tradisi,” katanya.

Kemudian, untuk tahun 2025 mendatang Kemenpora kata dia, akan menggelar Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Potradnas).

Menurutnya, pekan olahraga tradisional ini nantinya, akan mempertandingkan cabang olaharaga (Cabor) tradisional yang sudah dibakukan oleh pemerintah.

“Dan sampai hari ini sudah ada 11 Cabor tradisional yang kita pertandingkan di Potradnas, salah satunya tarik tambang,” terangnya.

Ia berharap, kontingen yang kini sudah mengirimkan pesertanya pada Fotradnas ke – VIII kali ini untuk bisa mengikuti kejuaraan yang akan diadakan tahun depan, yakni pekan olahraga tradisional.

“Untuk sementara tempat pelaksanaanya masih kami lakukan penjaringan. Kami belum bisa tetapkan, karena ada beberapa daerah yang ingin menjadi tuan rumah,” ujarnya.(asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital